Tak Tahu Komposisi, Berbekal Pengalaman Pribadi

×

Tak Tahu Komposisi, Berbekal Pengalaman Pribadi

Share this article
Barang bukti berupa cream pemutih racikan dan tempat kemasan diamankan pada penggerebekan produsen kosmetik racikan di Kecamatan Tomulobutao Selatan, Dungingi, Kamis (12/4). Foto : istimewa

GORONTALO, Hargo.co.id – NT alias Novi sama sekali tak meyangka bila usaha yang digelutinya saat ini bisa berimplikasi hukum. Usaha kosmetik racikan berupa produk pemutih wajah/kulit dijalani berbekal pengalaman pribadi.

Kepada Gorontalo Post, perempuan berusia 27 tahun itu pun enggan disebut meracik kosmetik. Ia menegaskan bila usaha yang dilakoninya itu hanya pengemasan.

“Saya tidak meracik Pak, saya hanya megisi di tempat/kemasan. Produknya memang sudah jadi. Kemudian diberi stempel dan hologram,” ujar Novi di sela-sela penggerebekan oleh Polsek Dungingi, Kamis (12/4).

BACA JUGA : Produsen Cream Pemutih Digerebek, Pelanggan Tersebar di Kota, Bonbol dan Kabupaten Gorontalo

Perempuan bercadar itu lantas menjelaskan ihwal dirinya mengembangkan usaha kosmetik racikan. Bermula ketika dari pengalaman dirinya menggunakan produk pemutih kulit, yang dibelinya dari jejaring media sosial (medsos). Setelah mencoba beberapa kali dan menunjukkan perubahan, Novi lantas berniat menjadi reseler.

“Karena saya rasa aman, saya mulai jualan,” ujarnya.

Memanfaatkan jejaring medsos facebook, Novi merintis usaha jual beli kosmetik racikan. Usaha itu dimulai pada Maret 2017 lalu.

“Saya belinya dari Jawa. Cream HN namanya. Saya di sini tinggal mengisi saja ke dalam tempat cream,” ungkap Novi.

Lambat laun, cream pemutih yang diproduksi Novi makin dikenal dan laris manis. Ironinya, meski sudah menjalani setahun lebih, Novi sama sekali tak mengetahui komposisi ataupun kandungan di dalam cream ataupun bahan baku kosmetik lainnya.

Disinggung mengenai produksi setiap hari, Novi mengaku tak menghitung secara pasti. Menurutnya dalam sebulan, dengan bisnis tersebut, ia mampu meraup omset di kisaran Rp 35-60 juta.

“Keuntungannya kisaran Rp 1,5-5 jutaan,” kata Novi.

Produk kecantikan yang dibuat Novi dijual dalam bentuk paket. 1 paket dijual seharga Rp 38 ribu terfdiri cream siang dan malam, sabun kecantikan dan 1 botol toner. Seluruhnya diklaim memiliki khasiat untuk memutihkan dan mencerahkan kulit hanya dalam 3 bulan pemakaian.

Untuk menjalankan bisnis tersebut, Novi hanya dibantu seorang kurir berinisial DS yang mengantarkan orderan langsung ke lokasi pemesan. (dan/hg)