Jelang Perayaan Ketupat, Wilayah Perbatasan Lebih Diperketat

×

Jelang Perayaan Ketupat, Wilayah Perbatasan Lebih Diperketat

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan secara intensif dilakukan oleh anggota Polri di wilayah perbatasan Popayato Barat guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Jelang perayaan Lebaran Ketupat, pada sejumlah daerah di Gorontalo, penjagaan di wilayah perbatasan semakin diperketat. Contohnya saja di wilayah perbatasan Kecamatan Popayato Barat (Gorontalo) dengan Parigi Moutong (Sulawesi Tengah), setiap kendaraan yang akan masuk ke Gorontalo diperiksa.

Pantauan Hargo.co.id (Gorontalo Post Grup), sejak pagi hari hingga malam, petugas yang berada di Pos Pengamanan perbatasan yang terdiri dari anggota Brimob Polda Gorontalo, Sabhara Polda Gorontalo dan anggota Polres Pohuwato serta Polsek Popayato Barat lebih meningkatkan pemeriksaan. Kendaraan yang masuk dan keluar dari wilayah Gorontalo satu per satu diperiksa oleh anggota perbatasan.

Kapolsek Popayato Barat, Ipda Irwadin ketika diwawancarai menjelaskan, agar perayaan ketupat berlangsung aman di wilayah Pohuwato pada khususnya dan Gorontalo pada umumnya. Maka perlu dilakukan pengamanan secara maksimal. Yang menjadi sasaran kata Ipda Irwadin yakni pengendara yang membawa senjata tajam (Sajam), senjata api (Senpi), minuman keras (Miras), Narkoba dan lain sebagainya.

“Semua kendaraan baik itu roda dua, tiga, empat dan lebih, kami periksa semuanya untuk meminimalisir tindakan kejahatan yang terjadi di Gorontalo, khususnya di Pohuwato,” terangnya.

Ditambahkan pula, untuk perayaan ketupat di wilayah Popayato Barat, pihaknya telah merangkul masyarakat dan tetap memaksimalkan pengamanan semaksimal mungkin.

“Kami berharap agar perayaan ketupat tahun ini bisa berjalan baik dan lancar serta tidak terjadi lagi yang namanya perkelahian antar kampung atau tindak kejahatan lainnya. Oleh karena itu, diharapkan pula dukungan dari masyarakat,” pungkasnya. (kif/hg)Â