Lestarikan Tradisi Ketupat

×

Lestarikan Tradisi Ketupat

Sebarkan artikel ini
F. Meliza Fransiska Latief

Hargo.co.id – Mungkin namanya bukan warga Gorontalo yang tidak menyambut lebaran ketupat dengan penuh suka cita. Bahkan, semakin kesini, lebaran sunah ini serang diisi pula dengan berbagai acara, festival maupun perlombaan tradisional.
Lebaran ketupat yang sudah menjadi ikon Gorontalo ini pun disambut Meliza Fransiska Latief dengan begitu antusias.

Menurutnya, lebaran ketupat selain menjadi ajang untuk bersilahturahim dengan saudara, kerabat dan para tetangga, juga untuk menikmati berbagai hiburan seperti lomba panjat pinang hingga perlombaan pacuan kuda. Selain itu, yang tak kalah afdol pada saat lebaran ketupat adalah nasi jaha dan dodol.

Alumnus SMK Kesehatan Bakti Nusantara Gorontalo ini mengungkapkan tradisi masyarakat Gorontalo di lebaran ketupat harus terus di lestarikan. Olehnya, perlu peran anak muda di dalamnya, “Sehingga tradisi ini bisa terus menerus di gelar nantinya,” ujar dara kelahiran 11 Mei 2000 ini.

Bukan itu saja, gadis yang gemar membaca dan senang menyimak berita-berita terkini ini berencana untuk bersilahturahim ke rumah teman-teman dan keluarganya di Bongomeme dan Paguyaman.

Selain itu putri pasangan Djafar Latief dan Meilina Suge ini mengungkapkan berkunjung ke kampung Jawa untuk merayakan lebaran ketupat menjadi tempat tujuan bagi banyak orang. Karena itu, Meliza berharap agar masyarakat khususnya para anak muda untuk lebih mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan yang ingin menuju ke tempat atau lokasi Lebaran Ketupat.

“Biar tidak terjadi yang tidak diharapkan dan selamat sampai tujuan, sehingga tidak membahayakan masyarakat lain yang ingin bersilahturahmi,” pungkas gadis yang bercita cita menjadi Tenaga Ahli Laboratorium ini.(tr62/hg)