Ekonomi

Ribuan Warga Menyaksikan Kemeriahan Flower Parade JIFF 2026, Dorong Kebangkitan Pasar Bunga Rawa Belong

×

Ribuan Warga Menyaksikan Kemeriahan Flower Parade JIFF 2026, Dorong Kebangkitan Pasar Bunga Rawa Belong

Share this article

Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 bukan sekadar festival bunga, melainkan wujud kolaborasi pentahelix untuk mendorong revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong, memperkuat ekonomi lokal, dan menghadirkan ruang kota yang lebih hidup, berkelanjutan, serta relevan bagi masyarakat Jakarta.

Jakarta, 14 Juni 2026 – Ribuan warga menjadi saksi Flower Parade
di kawasan Rawa Belong dan Kemanggisan dalam rangkaian Jakarta International
Flower Festival (JIFF) 2026
, Minggu (14/6). Kemeriahan parade yang
menghadirkan kendaraan hias bunga ini menjadi simbol kebangkitan kawasan Pasar
Bunga Rawa Belong sekaligus bagian dari rangkaian menuju perayaan Jakarta 5
Abad pada tahun 2027.

JIFF 2026 merupakan penyelenggaraan
perdana yang diinisiasi oleh BINUS University dan ITTA Foundation dengan
dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Festival ini bertujuan
memperkuat ekosistem florikultura, menggerakkan ekonomi lokal, serta menghidupkan
kembali Pasar Bunga Rawa Belong sebagai salah satu ikon Jakarta.

Tiga mobil hias yang menjadi daya tarik
utama parade melintasi rute Pasar Bunga Rawa Belong, BINUS @Kemanggisan Kampus
Anggrek, hingga BINUS Square Hall of Residence. Dua mobil hias dirancang oleh
tim Program Studi Arsitektur BINUS University yang merepresentasikan semangat
inovasi, kolaborasi, dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. Sementara
satu mobil hias lainnya merupakan kontribusi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota
Provinsi DKI Jakarta. Berbagai komunitas turut memeriahkan parade, mulai dari
marching band, komunitas Binusian, komunitas Bajaj Jakarta Barat, komunitas
Vespa DKI Jakarta, hingga komunitas delman.

Acara diawali dengan seremoni pembukaan
dan atraksi budaya Betawi, dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor BINUS
University, Dr. Nelly S.Kom., M.M., dan perwakilan Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta, Faisal. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kota
Administrasi Jakarta Barat, M. Imron Lumbantoruan; Ketua Panitia Tomohon
International Flower Festival (TIFF), Levita Supit; Presiden ITTA
Foundation, Panca R. Sarungu; serta Vice President BINUS Higher
Education & Professional Services, George Wijaya Hadipoespito,
sebelum parade dilepas secara simbolis bersama para tamu undangan.

Berita Terkait:  Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

“Pasar Bunga Rawa Belong yang berada di
dekat kampus kita ini (BINUS Kemanggisan-red) merupakan aset strategis
bagi Jakarta. Layak untuk dihidupkan kembali, dikembangkan, dan dibanggakan,”
ujar Nelly.

Ia menambahkan bahwa JIFF 2026 tidak
lepas dari semangat para pedagang lokal yang ingin tumbuh, kreativitas
mahasiswa yang ingin berkontribusi, serta keyakinan bahwa kolaborasi adalah
cara terbaik untuk membangun kota.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus
mengajak kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam rangka menjadikan
Jakarta sebagai kota global yang nyaman untuk semua pihak. Bersama BINUS
University dan ITTA Foundation, kami terus mendorong transformasi Pasar Bunga
Rawa Belong Jakarta Barat menjadi pusat florikultura dan destinasi bertaraf
internasional yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujar
Faisal selaku Kepala Bagian Biro Kerja Sama Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang
jalur parade. Setelah singgah di BINUS Square Hall of Residence, rombongan
kembali menuju BINUS @Kemanggisan Kampus Anggrek. Di lokasi tersebut, warga
dapat berfoto bersama kendaraan hias, mengambil bunga yang dibagikan secara
gratis, serta berbelanja langsung dari para pedagang Pasar Bunga Rawa Belong
yang hadir dalam bazar bunga. Keramaian yang tercipta turut memberikan dampak
ekonomi bagi kawasan sekitar.

JIFF 2026 merupakan kelanjutan dari
berbagai program pemberdayaan yang telah dilakukan BINUS University bersama
para pedagang Pasar Bunga Rawa Belong, mulai dari peningkatan kapasitas usaha
hingga penguatan ekosistem florikultura berbasis kolaborasi.

Flower Parade menjadi contoh nyata
kolaborasi pentahelix yang mempertemukan pemerintah, akademisi, komunitas,
pelaku usaha, dan media dalam satu gerakan bersama untuk menghidupkan kembali
kawasan Rawa Belong. Selain didukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kegiatan
ini juga mendapat dukungan dari Ikatan Alumni (IKA) BINUS.

Berita Terkait:  Meriahkan Libur Nataru, KAI Services Percantik Loko Café dengan Nuansa Natal dan Tahun Baru

Ina Agustini Murwani, Project Leader JIFF 2026 dari BINUS
University, mengatakan bahwa festival ini merupakan bagian dari komitmen BINUS
University dalam menjalankan semangat fostering and empowering the society
to build the nation
.

“Inisiasi BINUS University melalui JIFF
2026 adalah manifestasi nyata dari semangat pembinaan dan pemberdayaan
masyarakat yang senantiasa kami usung. Dalam rangka 45 Tahun BINUS Berkarya,
kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan negeri
ini,” ujar Ina.

Selain menggerakkan ekonomi lokal,
penyelenggaraan Flower Parade juga mengedepankan prinsip keberlanjutan. Sisa
bunga yang digunakan diolah menjadi kompos di Pasar Bunga Rawa Belong,
sementara fasilitas pemilahan sampah organik, non-organik, dan B3 disediakan di
sejumlah titik keramaian sebagai bentuk dukungan terhadap program pengelolaan
sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sekaligus sarana edukasi bagi
masyarakat.

Keberhasilan penyelenggaraan perdana
JIFF 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi,
komunitas, dan pelaku usaha mampu mengubah ruang ekonomi tradisional menjadi
pusat aktivitas masyarakat yang lebih hidup dan berkelanjutan. Melalui semangat
kolaborasi tersebut, JIFF diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan
yang memperkuat ekosistem florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,
serta memperkokoh posisi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai salah satu ikon budaya
dan ekonomi Jakarta menuju perayaan 5 abad kota ini. ***

Dokumentasi kegiatan JIFF 2026 selengkapnya dapat diperoleh di tautan berikut: bit.ly/MediaKit-JIFF2026

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Ekonomi

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian…