Hargo.co.id, GORONTALO – Jejaring sosial termasuk jaringan pesan singkat whatsapp, Kamis (21/6) pagi, ramai dengan ucapan bela sungkawa. Kabar itu menyebutkan nama Irfin Nehru, politisi muda partai Golkar itu wafat dini hari kemarin.
Banyak dari netizen yang merupakan sahabat Irfin sendiri bahkan berulang kali menanyakan kebenaran kabar duka itu. Seakan tak percaya, jika pria kelahiran 22 Februari 1985 itu telah tutup usia.
Kendati usia muda, Irfin tidak asing di kalangan politisi di Gorontalo. Apalagi basicnya memang sebagai aktivisi. Almarhum tercatat sebagai kader Korps Alumni HMI (KAHMI), pengurus KONI Provinsi Gorontalo, Ketua Masica Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia (ICMI) Kabupaten Gorontalo, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UG, dan organisasi paguyuban, terakhir sebagai Sekretaris Bidang OKK DPD I Golkar Gorontalo.
Bergabungnya Ifrin di Partai Golkar mengantarkanya sebagai kader militan, hingga dipercaya partai berlogo beringin rimbun ini sebagai bakal calon legislatif (Celeg) DPR RI, bersama Idah Syahidah Rusli Habibie dan Roem Kono.
Pengalaman almarhum di berbagai organisasi membuat Golkar yakin, ia bisa berbicara dikanca nasional. Bukan hanya politisi, Irfin juga merupakan seorang akademisi. Hingga wafat, almarhum menjabat Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gorontalo. Alumni Universitas Hassanudin Makassar ini, merupakan pejabat muda di lingkungan civitas akademika UG.
“Beliau seorang yang bertanggung jawab, ulet, kerjanya selalu beres. Ia seorang taat ibadah,”kata Rektor UG Ibrahim Ahmad pada sidang senat terbuka dalam rangka pemakaman Almarhum di Limboto, kemarin. Irfin meninggalkan seorang istri, dan seorang putri. Selamat Jalan Sahabat, tenang disisi Allah SWT. (tro-gp/hg)
