Kenakan Pakaian Adat, Cara KPPS Tarik Minat Pemilih

×

Kenakan Pakaian Adat, Cara KPPS Tarik Minat Pemilih

Share this article
Salah satu KPPS di Kelurahan Talumolo, Dumbo Raya, Kota Gorontalo, tampak mengenakan pakaian Adat Gorontalo saat proses pemungutan suara berlangsung pada Rabu (27/6/2018).

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 171 daerah yang menggelar Pilkada hari ini, termasuk dua diantaranya di Gorontalo. Harapan yang muncul dari panitia adalah setiap wajib pilih datang menggunakan hak suaranya.

Guna memudahkan itu, ada penampilan menarik dari proses pemungutan suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo. Hal itu terdapat di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 3 dan TPS 5 Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya. (Lebih lengkapnya, baca Gorontalo Post edisi Kamis 28 Juni 2018).

Betapa tidak, para kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) di dua TPS tersebut tampak mengenakan pakaian adat Gorontalo. Alasan mereka mengenakan pakaian adat serta memberi ornamen khusus pada TPS yakni untuk menarik pemilih agar datang menggunakan hak suaranya.

Saat diwawancarai wartawan Gorontalo Post, Ketua KPPS TPS 3 Kelurahan Talumolo, Tasman Lahay mengatakan, kenakan pakaian adat Gorontalo dimaksudkan untuk menarik simpatik masyarakat pemilih agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

Disamping itu tambah Tasman Lahay, pihak KPU Kota Gorontalo juga telah mengimbau agar para KPPS se Gorontalo dapat menggunakan hal-hal yang unik dan menarik, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat. Tasman Lahay dan rekan-rekannya menilai bahwa salah satu keunikan yang menarik adalah mengenakan pakaian adat Gorontalo.

“Selain untuk menarik perhatian agar masyarakat datang ke TPS, mengenakan pakaian adat adalah bukti kecintaan kita pada budaya Gorontalo,” tutup Tasman Lahay singkat. (tr60-gp/hg)