Hargo.co.id, GORONTALO – Menjelang lebaran Idul Adha, sejumlah warga di Kota Gorontalo tiba tiba membuka jasa penitipan hewan kurban. Mereka yang memang bekecimpung di dunia peternakan hewan ini, menawarkan jasa untuk merawat hewan kurban sebelum akhirnya disembelih pada lebaran.
Sebagaimana informasi dirangkum Gorontalo Post (Hargo.co.id), ada beberapa tarif yang ditawarkan oleh pemilik jasa kepada pemilik hewan kurban, baik kelompok maupun perorangan. Yaitu, untuk perawatan sapi per ekor selama dua minggu tarif dipatok Rp 1,5 juta dan tiga minggu Rp 2 juta, sementara kambing per ekor Rp 500 ribuan untuk dua minggu dan Rp 750 ribu untuk tiga minggu.
Danang, salah seorang perawat sapi kurban saat diwawancarai Gorontalo Post mengatakan, jasa penitipan hewan kurban ini setiap tahun semakin banyak digeluti oleh para peternak. Sebab, keuntungan yang diperoleh lumayan besar.
Misalnya, dirinya yang pada tahun ini telah merawat 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing kurban. Hewan tersebut dirawatnya selama 2 minggu. “Total pendapatan saya perkirakan sekitar Rp 5,5 juta hanya 2 minggu,” ungkapnya.
Hanya saja, untuk memelihara hewan kurban ini, menurut Danang banyak resiko yang harus ditanggung. Yakni, hewan kurban harus terus terjaga kesehatannya. Berat badan tak bisa turun. “Dan paling penting makanan. Kalau saya, hewan kurban saya kasih makan kangkung yang kebetulan sudah saya tanam, jagung muda dan rumput,” tuturnya.(dan/gp/hg)
