Hargo.co.id PARIS – Partai Presiden Emmanuel Macron telah mengumumkan kandidat anggota parlemennya. Terdiri dari 428 kandidat. Kandidatnya dari latar belakang beragam. Sebanyak 214 laki-laki dan 214 perempuan.
Sekitar 52 persen berasal dari warga sipil dan 24 persen dari anggota parlemen saat ini. Sekretaris Jenderal La République En Marche Richard Ferrand mengatakan pilihan tersebut menandai kembalinya warga negara ke jantung kehidupan politik Perancis.
Perancis akan menggelar pemilihan parlemen Juni mendatang. Macron masih perlu memilih lebih dari 100 kandidat untuk 577 kursi parlemen.
Ferrand menjelaskan saat ini sudah ada 19 pengajuan diri dari berbagai kalangan yang menyatakan kesediaannya duduk di parlemen. Bahkan sudah ada yang diwawancara via telepon.
“Usia rata-rata pendaftar adalah 46 tahun, dibandingkan dengan usia rata-rata anggota parlemen yang keluar yakni 60 tahun,†katanya dilansir BBC, Jumat (12/5).
Latar belakang mereka beragam. Ada pengangguran, pensiunan dan banyak mahasiswa. Dari segi umur, umur 24 tahun kandidat termuda dan 72 tahun kandidat tertua.
Tim pemilihan parlemen Macron telah menetapkan lima kriteria dari pemilihan anggota parlemen. Pertama, pembaruan untuk Perancis, setengah dari anggota parlemen terpilih akan datang dari non-politik. Kedua kesetaraan gender, parlemen akan diisi oleh jumlah laki-laki dan perempuan yang sama. Ketiga, bersihkan catatan kriminal merupakan upaya dari komitmen untuk membersihkan politik di pemerintahan. Keempat, pembatasan pandangan politik. (hg/ra/pojoksatu)
