2. Mengasingkan diri
Wajar jika Anda perlu waktu untuk menenangkan diri, meluapkan perasaan, atau sekadar mempersiapkan diri sebelum Anda bisa menceritakannya kepada teman-teman Anda.
Tetapi jangan terlalu lama mengucilkan diri sendiri, ya. Kesendirian yang dipadu dengan patah hati sama sekali bukan kombinasi yang bagus. Jika diterus-teruskan Anda bisa termakan pikiran negatif.
Kehadiran sahabat dan keluarga di saat-saat seperti ini justru bisa membantu Anda untuk lebih cepat move on.
Cara terbaik untuk mengalihkan pikiran Anda dari si mantan adalah dengan bersosialisasi. Bertemu dengan teman-teman, berkenalan dengan orang baru, dan bersenang-senang bersama mereka. Siapa tahu dengan cara itu Anda juga bisa segera menemukan pasangan baru.
3. Menjelek-jelekkan mantan
Pada saat mantan anda mengutarakan hal itu. Memang saat itu anda sangat kecewa,merasa tak bersalah,tanpa ada alasan mantan pacar anda memutuskan hubungan anda dengan dia. Saat itu emosi anda tak terkendali, tak terima dengan apa yang di lakukan kepada anda maka saat momen itulah kontrol diri anda.
memang dia pacar anda tetapi emosi anda jangan sampai menjelek-jelekkan manta pacar andan. Tetapi percayalah, menjelek-jelekkan mantan itu tindakan yang sangat kekanakan, Lagipula dengan menjelek-jelekkan mantan justru membuat orang lain melihat Anda sebagai seseorang yang pendendam dan tidak bisa menghadapi masalah secara bijaksana. Jadi simpan kebencian Anda kepadanya untuk diri sendiri. Atau lebih baik lagi, lupakan saja
4. Merusak diri sendiri
Kadang kesedihan yang tak terkendali dan amat mendalam ketika terpikir,tidak terkira bahwa hubungan dengan pacar anda telah musna sudah, menyakiti diri sendiri tidak akan membuat tujuan Anda tercapai. Tidak akan membuat pacar Anda kembali, yang ada hanya membuat mereka merasa bersalah.
Dan yakinkah Anda akan merasa puas setelah melihatnya merasa bersalah? Kemungkinan besar tidak. Karena hal itu toh tidak cukup untuk membuatnya kembali kepada Anda dan pada akhirnya Anda sendiri yang mengalami kerugian terbesar.
