Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Agustus 2018, KPR Tanpa Uang Muka Diluncurkan 

Oleh Berita Hargo , dalam Headline , pada Sabtu, 30 Juni 2018 | 08:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah pengembang perumahan di Gorontalo menyambut gembira pelonggaran Loan to Value (LTV) Down Payment (DP) atau uang muka untuk pembelian rumah pertama semua tipe. Relaksasi aturan uang muka ini rencananya akan berlaku mulai Agustus 2018 mendatang.

Menurut Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Indonesia (Apperindo) Provinsi Gorontalo, Syaiful Bahri Hasania, tidak menampik jika pembelian rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa uang muka sejatinya merupakan sebuah alasan yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat.

Selain itu, kata Syaiful, sudah pasti akan menggairahkan bisnis properti, termasuk di Provinsi Gorontalo khususnya.

“Jelas ini akan meningkatkan pembelian rumah, sektor properti akan bergairah. Ini karena masih banyak masyarakat Gorontalo yang belum memiliki rumah,” ungkap Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Indonesia (Apperindo) Gorontalo, Syaiful Bahri Hasania, kemarin, Jumat (29/6).

Meski demikian, Syaiful berharap agar pelonggaran uang muka pada pembelian rumah pertama ini diikuti dengan stagnasi, atau bahkan penurunan bunga perbankan. Sebab, saat ini Bank Indonesia baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis point menjadi 5,25 persen. Saat ini, rata-rata bunga KPR masih cukup variatif antara 9 persen sampai 12 persen.

“Mudah-mudahan imbasnya bunga KPR tidak naik. Sekarang ini, memang ada bunga rendah tapi short term (berlaku dalam jangka waktu tertentu,red),” pungkasnya.(axl-gp/hg)

(Visited 26 times, 1 visits today)

Komentar