GORONTALO, Hargo.co.id – Dampak bencana angin puting beliung di wilayah Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, akhir pekan lalu ternyata cukup parah. Selain mengakibatkan sejumlah pohon tumbang ke jalan, puluhan rumah juga dilaporkan rusak, termasuk satu unit Poskesdes dan kantor Desa Monano Kecamatan Bone ikut pora-poranda.
Pantauan Gorontalo Post di desa Inomata, Kecamatan Bone Raya, Selasa (3/4) sebuah rumah semi permanen milik keluarga Hamza Manora nyaris rata tanah. Atap rumah semua luder, tersisa dinding pitate rumah.
Menurut Lenci Pasele, angin puting beliung yang terjadi akhir pekan lalu itu, ia sedang beristrahat di dalam rumah. Tiba-tiba angin kencang menghantam dan membuat rumahnya pora-poranda. Seketika ia mengungsi ke rumah tengga.
Gubernur Rusli Habibie, kemarin telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam, bahkan mengganti rumah warga yang rusak dengan Mahyani.
Untuk memastikan seluruh warga yang terdampak bencana angin puting beliung terdata dan menerima bantuan dari Pemprov Gorontalo, Gubernur Gorontalo H. Rusli Habibie menginstruksikan kepada SKPD terkait untuk melakukan pendataan kembali secara menyeluruh.
“Tolong didata lagi, jangan sampai ada yang terlewati. Setelah didata, segera laporkan,†kata Rusli Habibie saat meninjau korban angin puting beliung di desa Monano Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (3/4).
Gubernur sengaja menginstruksikan pendataan kembali karena berdasarkan laporan dari aparat Kecamatan Bone, jumlah rumah yang terdampak angin puting beliung sebanyak 35 rumah rusak ringan dan 13 rusak berat.
Sementara berdasarkan data yang masuk ke BPBD Provinsi Gorontalo jumlah rumah yang rusak khusus di Kecamatan Bone hanya 22 rumah. “Laporan yang saya terima tidak sebanyak ini. Tapi insya Allah saya akan menyiapkan anggaran untuk membantu semua rumah yang terkena dampak puting beliung,†ujar Gubernur Rusli Habibie. (tro/hg)
