Hargo.co.id GORONTALO – Sempat aman selama lebih dari sepekan, kasus pencurian di Gorontalo marak lagi.
Masyarakat pun kembali dibuat resah. Baik rumah, kantor, pusat perbelanjaan, hingga sekolah sudah tak aman dari bidikan para pelaku. Kemarin saja, (18/8), tiga warga mengadu menjadi korban kasus ini.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kasus pertama dilaporkan Ismail Pautina, warga Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol). Rumahnya dibobol maling.
Pelaku berhasil membawa kabur celengan milik anaknya yang berisi uang Rp 3 Juta. Kejadian tersebut terjadi, Senin (15/8) sekitar pukul 08.30 Wita.
Selanjutnya, Imran Naki (54) warga Desa Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol). Ia melaporkan SH alias Eman (27) warga yang sama karena diduga telah mencuri ternak sapi miliknya.
Kejadianya Sabtu (13/8), sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu Imran bermaksud memindahkan sapinya yang terikat di kebun belakang.
Namun ia terkejut melihat sapi miliknya sudah tak ada lagi. Padahal ia mengikat sapinya tersebut saat pagi hari. Setelah melakukan penelusuran Imran mendapatkan informasi, Imran mendapatkan informasi sapinya itu diduga dibawa SH. Tanpa mencari tahu lebih jauh, Ia pun langsung melaporkan kasus ini ke Polres Bonbol.
Selain kedua kasus yang terjadi di wilayah Bonbol itu, kemarin, pula Andi Irfan Iskandar warga Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo mengadukan kasus Curnamor yang menimpanya. Sepeda motornya jenis Yamaha Mio GT DM 3680 BU hilang di parkiran salah satu SMA unggulan di Kota Gorontalo.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula ketika Andi memarkir sepeda motornya di tempat parkir kompleks Lapangan Basket sekolah setempat.
