Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Alasan Pemerintah Pilih Impor Garam untuk Penuhi Kebutuhan Industri

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi Headline , pada Jumat, 19 Januari 2018 | 16:41 Tag: ,
  

Hargo.co.id – Pemerintah memastikan akan memberi relaksasi impor garam untuk industri dan konsumsi. Hal itu juga dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan garam dalam negeri.

“Pembahasan itu menyatakan bahwa garam untuk industri itu tidak boleh terganggu berdasarkan PP 41 dan berdasarkan UU perindustrian, investasi, dan perdagangan. Kita mempermudah importasi garam industri dan untuk konsumsi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/1).

Dirinya membantah jika impor tersebut hanya akan merugikan petani garam. Justru, impor itu dilakukan guna melindungi tenaga kerja dan iklim investasi di dalam negeri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Dok. Jawapos.com)

“Yang penting adalah kemudahan impor sehingga tenaga kerja bisa terlindungi dan iklim investasi bisa berkembang,” terangnya.

Dia menambahkan, relaksasi yang diberikan dengan menghapuskan rekomendasi impor yang tidak jelas. Pasalnya, selama ini rekomendasi tersebut juga menghambat peringkat kemudahan berbisnis (EODB) di tanah air.

“Ya diberikan kemudahan impor karena selama ini diberikan model rekomendasi-rekomendasi tidak jelas. Itu mengakibatkan EODB kita terganggu. Pengembangan ekonomi kita juga bisa terganggu. Apalagi kita tahun ini mengharapkan pertumbuhan ekonomi tinggi dan investasi semakin masuk,” tutupnya.

(ce1/hap/JPC)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar