Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim kali pertama masuk kantor, Senin (22/5). Berbagai agenda langsung dibahas begitu tiba di kantor Gubernur siang kemarin.
Salah satunya adalah persoalan Sembako jelang Ramadan. Sebelum menuju kantor, di rumah dinas Gubernur, Rusli Habibie melantik Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Darwis Moridu – Anas Yusuf.
——-
SUASANA di Kantor Gubernur Gorontalo yang tadinya lengang mendadak berubah ramai. Belasan pejabat dan Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang bertugas saat itu tiba-tiba meninggalkan kerjanya dan menuju ruang depan kantor Gubernur.
Siang itu mereka berkumpul untuk menyambut orang yang sangat penting. Lebih dari setengah jam Adzan Salat Zuhur berlalu, tiba-tiba saja muncul mobil dinas (Mobnas)dengan plat DM 2 yang diikuti Mobnas DM 6 masuk ke teras Kantor Gubernur.
Wakil Gubernur Idris Rahim baru saja tiba didampingi Sekda Prof. Winarni Monoarfa. Begitu keluar dari mobilnya, Idris Rahim yang datang dengan setelah jas hitam dipadu dasi merah segera disambut kerinduan para ASN.
Satu per satu mereka bergantian menyalami Idris Rahim. Hampir 1 jam, suasana keakraban terlihat di ruang depan Kantor Gubernur hingga kemudian Idris Rahim di antar sejumlah pejabat menuju ruang kerjanya di lantai dua Kantor Gubernur.
Berselang 1 jam kemudian, suasana depan Kantor Gubernur Gorontalo ramai lagi. Sejumlah pejabat seperti Sekda Prof Winarni Monoarfa, para asisten dan sejumlah kepala biro sudah mengambil posisi di teras kantor Gubernur.
Kali kedua ini, mereka sedang menanti orang nomor 1 di Gorontalo. DM 1 yang dinanti-nanti pun tiba dan memasuki kawasan kantor Gubernur.
Begitu pintu mobil di buka, Gubernur Rusli Habibie pun turun dengan sangat berwibawa. Para pejabat yang sedari tadi berdiri di depan kantor satu per satu langsung menyalami. Diskusi ringan pun terjadi beberapa saat di teras depan.

Dari ruang depan, Gubernur Rusli Habibie kemudian di antar menuju ruang kerjanya yang berada di lantai tiga. Naik ke lantai tiga, Rusli Habibie tak menggunakan lift. Ia naik tangga biasa, sehingga para ASN yang dilewatinya siang itu mendapat kesempatan untuk bersalaman.
Meski terhitung hari pertama, ternyata Rusli telah menyusun rencana yang harus ia bicarakan dengan para ASN Setda Provinsi Gorontalo. Tak heran setelah tiba di ruang kerjanya, ia segera memerintahkan para pejabat dilingkungan Setda, termasuk Wakil Gubernur Idris Rahim dan Sekda Prof Winarni Monoarfa untuk berkumpul di ruang kerjanya.
Pertemuan kali itu rupanya berlangsung cukup lama. Membahas sejumlah agenda, salah satu agenda mendesak adalah kesiapan sembako masyarakat jelang ramadan.
“Kita bahas kebutuhan pokok masyarakat, nantinya ada pasar murah. Kita libatkan distributor dan bulog,”katanya.
Kebutuhan bahan pokok jelang ramadan menurut Rusli sangat penting. Makanya hal itu menjadi agenda rapat perdana yang ia lakukan. Pemprov kata Rusli harus menjamin ketersediaan bahan pokok dan harga yang stabil.
“Kita juga akan rapatkan bersama Forkopimda,”terang Rusli Habibie.
Nantinya akan ada beberapa titik yang akan menjadi lokasi pasar murah maupun pembagian sembako jelang ramadan. Selain itu, pada rapat itu juga membahas undangan dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).
Pada Rabu (24/5) besok, ia diminta untuk memaparkan program strategis nasional dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
“Ini sudah kita siapkan karena kebetulan yang diundang hanya ada dua provinsi, yakni Gorontalo dan Kepulauan Riau,” ungkap Rusli. Â (and/tro/hargo)
