Hargo.co.id, GORONTALO – Produksi arang tempurung di Gorontalo ternyata mampu menembus pasar internasional. Melalui PT.Putri Sinar Buana, arang tempurung asal Gorontalo sudah dikirim ke 11 nagara, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Norwegia, Inggris, Prancis, Jerman, China, Uni Emirate Arab dan Srilanka. Termasuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri seperti di Jakarta, Semarang dan Surabaya.
Hal ini terungkap dalam kunjungan Deputi Sistem Nasional pada Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Mayjen TNI Afanti Uloli, bersama jajaran Wantanas di pabrik arang tempurung PT Putri Sinar Buana yang berlamat di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, baru-baru ini.
Arang tempurung yang telah dikemas dalam bentuk bricket dan karbon aktif itu, sebelum dikirim ke luar negeri dilakukan pengemasan terlebih dahulu di Surabaya.
Volume penjualan bricket arang tempurung rata-rata perbulan mencapai 150 ton, jumlah itu sesuai dengan jumlah produksi arang tempurung asalan yang mencapai 150 ton per lines mesin produksi, yang ditampung pada unit gudang masing-masing luasan 2.000 m2 di Desa Pentadio Timur, Keamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Selain arang tempurung, perusahaan yang dipimpin Presiden Direktur (Presdir) Arfan Igirisa ini juga mengembangkan komoditi pertanian dan perkebunan serta kehutanan bukan kayu, seperti kemiri, cengkeh, getah damar, jagung, kayumanis, getah pinus, kakao, kopi, merica, kacang tanah, sagu dan kapuk.
Pasar untuk berangam komoditi itu meliputi wilayah regional seperti Palu, Semarang, Surabaya, Malang, Sidorajo, Jakarta dan Bandung. PT Putri Sinar Buana sendiri memasarkan dan melakukan produksi dnegan konsep go green atau industri hijau yang ramah lingkungan.
Hadirnya PT Putri Sinar Buana, tidak saja mengangkat komiditi asal Gorontalo yang mampu menembus pasar global, tapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat Gorontalo.
Bahkan, membuka akses pasar lokal bagi petani kelapa (arang tempurung) dan petani untuk berbagai komoditi yang menjadi core bisnis PT Putri Sinar Buana Gorontalo.
Deputi Sistem Nasional pada Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Mayjen TNI Afanti Uloli, mengapresiasi hadirnya perusahaan yang mampu mengangkat produk lokal menjadi komoditi ekspor.
Jenderal bintang dua ini mengatakan, Gorontalo yang kaya sumber daya alam, harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Seperti kata Mayjen TNI Afanti Uloli adalah perusahaan yang mampu menyerap tenaga kerja.
“Ini sangat baik karena ada banyak tenaga kerja yang terlibat, termasuk komoditi asal Gorontalo juga berkualitas eksport,”kata Mayjen TNI Afanti Uloli.
Salah satu putra terbaik Gorontalo itu mengharapkan, agar pemerintah juga dapat mensupport hadirnya industri yang mampu memproduksi komoditi kualitas ekspor, seperti memberikan kemudahan dalam proses perizinan. Termasuk harapanya agar perbankan juga bisamembantu permodalan untuk pengembangan industri di daerah.
“Perhatian saya (agar) dukungan-dukungan berupa kemudahan perizinan plus insentif lainya, agar mempercepat terciptanya lapangan kerja yang signifikan,”tandas Mayjen TNI Afanti Uloli. (gp/hg)
