Saat diwawancarai Abdul Wahab mengaku, saat dirinya tengah berada di depan kantor Satpol PP, sempat melihat 2 OTK yang berada di sekitar kantor Satpol tersebut.
“Saat saya terkena pana wayer, saya langsung menengok mereka dan ternyata mereka sudah tak berada di lokasi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu selang satu jam kemudian yakni sekitar pukul 23.00 wita giliran Toni Pou anggota Satpol PP Kota Gorontalo yang menjadi sasaran bidikan panah wayer.
Kejadianya berawal saat Toni Pou dalam perjalanan pulang ke Kota Gorontalo usai merayakan persiapan gladi bersih Hari Ulang Tahun Satpol PP yang dipusatkan di Limboto.
Saat itu Toni Pou mengendarai sepeda motor Honda Revo. Tepat di jalan Durian depan Supermarket Q-mart II, Kelurahan Tamulobutao, Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo, Toni Pou merasakan kesakitan di bagian belakang.Â
