Hargo.co.id GORONTALO – Kawasan persawahan Desa Huntu Barat, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) mendadak ramai dengan warga. Mereka digemparkan adanya orok di saluran irigasi di areal persawahan tersebut, kemarin, (28/6) sekira pukul 11.30 Wita. Tidak diketahui siapa orang tua yang tega membuang orok yang diperkirakan sudah mencapai 7 bulan itu.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, orok pertama kali ditemukan oleh Salmawati Kadir (25) warga setempat. Saat itu Salma sedang mengawasi pekerjaan warungnya yang dibangun tak jauh dari rumahnya. Rumah Salma berada di akses yang melintasi areal pesawahan tersebut. Tiba-tiba saja saat itu pandangan Salma tertuju ke saluran irigasi yang berada di depan rumahnya.
Dari kejauhan Salma mengira hanya Boneka yang terbawa arus irigasi. Namun, setelah mendekat, Salma langsung sok. Yang dikira boneka olehnya itu ternyata adalah orok. Salma langsung panik dan berteriak hingga terdengar warga sekitar. Warga pun langsung berbondong-bondong memadati tempat tersebut. Orok kemudian diangkat warga dengan menggunakan sekop.
Kapolres Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono melalui Kanit Reskrim Aiptu Rolli Roboth mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari lapangan pihaknya langsung mendatangi lokasi tersebut dan melakukan Olah tempat Kejadian Perkara (TKP). Bayi tersebut di temukan tewas dengan kondisi masih mengeluarkan darah serta ari-ari yang masih menempel di pusat mayat bayi tersebut.
di perkirakan kejadian tersebut belum lama terjadi, sehingganya pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lagi, berhubung pelaku tersebut belum di ketahui identitasnya,” s aat ini bati sudah di antarkan ke Rumah sakit umum Aloe Saboe,” ungkap Aiptu Rolli. (tr-48/ar/hargo)
