Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Awas! Penipuan Modus Jual Beli Online

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 8 Agustus 2016 | 10:11 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Transaksi jual beli barang melalui jasa media online, saat ini mulai diminati masyarakat, namun tak jarang pula hal ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penipuan dengan modus penjualan online. Seperti yang menimpa Lendy (19) warga Kelurahan Cimpea Kabupaten Bogor. Lendy menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Dafiq, sehingga terpaksa harus kehilangan uang sebesar Rp 14 juta pada  Sabtu (6/8).

Seperti yang dilansir Harian  Gorotalo Post (group hargo), kejadian berawal ketika Lendy  berkenalan dengan Dafiq lewat telepon pintar jenis Blackbarry Masengger (BBM). Antara Lendy dan Dafig akhirnya saling tukar informasi jual beli barang melalui BBM tersebut.

Lendy pun kemudian ditawari untuk membeli Handphone merk OPPO dengan iming-iming mendapatkan bonus. Tak merasa curiga sedikitpun, Lendy akhirnya tergiur apalagi harga penawaran Handphone tersebut murah.

Tanpa berpikir panjang, Lendy memutuskan mengirimkan uang sebanyak Rp 3.400.000 melalui BRI Cabang Kota Timur Kota Gorontalo. Dua hari kemudian Lendy menunggu barang tersebut tak kunjung sampai. Saat dihubungi, Dafiq Malah malah mengaku bahwa Handphone tersebut disita bea cukai.

Saat itu Dafiq kembali meminta uang kepada Lendy untuk pengurusan pajak dari Handphone tersebut sebesar Rp 11 juta. Namun, barang yang ditunggu-tunggu Lendy sampai hari ini tak kunjung sampai. Akibat kejadian ini Lendy mengalami kerugian sebesar Rp 14.000 juta.

Merasa keberatadan Lendy menempuh jalur hukum melaporkan Dafiq ke Polres Gorontalo Kota.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto SH,Sik melalui Kasat Reskrim AKP Indra Dalimunte,SH,SIk mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

“Saat ini kami masih melacak keberadaan dari pemilik nomor rekening tersebut. Dengan kejadian ini kami himbau masyarakat lebih waspada lagi dalam masalah penipuan berkedok seperti jual beli barang di media sosial (Medsos) secara online,”tandas Indra Dalimunte.( tr-49/rt)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar