Kota Gorontalo

Banjir Terus Berulang, DLH Kota Gorontalo Soroti Kebiasaan Warga Buang Sampah ke Sungai

×

Banjir Terus Berulang, DLH Kota Gorontalo Soroti Kebiasaan Warga Buang Sampah ke Sungai

Share this article
Banjir Terus Berulang, DLH Kota Gorontalo Soroti Kebiasaan Warga Buang Sampah ke Sungai
Kepala DLH Kota Gorontalo, Lukman Kasim pada kegiatan silaturahmi dengan warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Gorontalo masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Berita Terkait:  Berantas Miras, Tim Kucing jadi Andalan Satpol PP Kota Gorontalo

Salah satu penyebab yang dinilai turut memperparah kondisi tersebut adalah kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai dan saluran air.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo menegaskan bahwa upaya pengendalian banjir tidak cukup hanya mengandalkan pembersihan sungai dan perbaikan drainase.

Berita Terkait:  Ini Target Pemkot Gorontalo Tahun 2024

Perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dinilai menjadi faktor penting untuk menekan risiko genangan, terutama di kawasan rawan banjir seperti Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan.

Kepala DLH Kota Gorontalo, Lukman Kasim, mengatakan pihaknya telah berulang kali melakukan kerja bakti dan pembersihan sungai bersama masyarakat.

Berita Terkait:  Pemkot Gorontalo Gelar Salat Istisqa, Aleg Dekot Tak Satupun Hadir, Risman: Kami Kecewa!

Bahkan, koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai juga dilakukan untuk mencari solusi terhadap hambatan aliran air di kawasan tersebut.

“Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan masyarakat adalah berhenti membuang sampah ke sungai. Ini terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar terhadap kelancaran aliran air dan upaya pencegahan banjir,” ujar Lukman saat menghadiri kegiatan silaturahmi pemerintah daerah dan sosialisasi pembangunan serta kemasyarakatan di Kelurahan Biawu, Senin (20/7/2026) malam.

Berita Terkait:  Dana Kelurahan Diprioritaskan For Pengadaan Bak Sampah dan Drainase

Menurut Lukman, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan tingginya tingkat sedimentasi pada aliran sungai yang mengarah ke kawasan pasar. Kondisi itu membuat kapasitas aliran berkurang sehingga air lebih mudah meluap ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

DLH juga menemukan bahwa tumpukan sampah di sejumlah titik saluran air masih menjadi persoalan yang berulang. Sampah yang menyumbat drainase menyebabkan air tidak mengalir dengan baik dan meningkatkan potensi banjir di kawasan permukiman.
Berita Terkait:  Program Religi Pemerintahan Adhan-Indra Dipuji Prof. Zudan

“Kami tentu berharap banjir tidak terjadi. Namun yang paling penting adalah jangan menambah persoalan dengan membuang sampah ke sungai dan saluran air,” katanya.

Kelurahan Biawu sendiri merupakan salah satu wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir saat curah hujan meningkat.

Berita Terkait:  DPPKBP3A Kota Gorontalo Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester I

Genangan air kerap merendam lingkungan warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain melakukan pembersihan di Sungai Biawu, DLH bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta komunitas lingkungan juga menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Kali Serdadu.

Berita Terkait:  Ismail Madjid Tinjau Drainase di Libuo Penyebab Banjir

Menurut Lukman, kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat dan warga. Hasilnya, puluhan karung sampah berhasil diangkat dari aliran sungai yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait:  Layanan Publik Jemput Bola Diserbu Warga, Program Silaturahmi Gagasan Adhan Dinilai Permudah Urusan Warga

DLH menegaskan bahwa persoalan banjir di kawasan perkotaan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Maka dari itu, pemerintah terus mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke sungai, selokan, maupun saluran drainase.

Berita Terkait:  Begini Cara Badan Keuangan Kota Gorontalo Wujudkan Target PBB-P2

Pemerintah Kota Gorontalo berharap upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi persoalan sampah sekaligus menekan risiko banjir yang masih berulang dari tahun ke tahun.(Adv)