Hargo.co.id, GORONTALO – Program silaturahmi dan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan, serta kemasyarakatan yang digagas Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel tak hanya menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjelma menjadi pusat layanan publik terpadu yang mendapat antusiasme tinggi dari warga di berbagai kelurahan.
Dalam setiap pelaksanaannya, Pemerintah Kota Gorontalo menghadirkan berbagai layanan secara gratis di lokasi kegiatan.
Mulai dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak kendaraan bermotor, perekaman KTP elektronik, hingga pemeriksaan kesehatan, seluruhnya dapat diakses masyarakat tanpa harus mendatangi kantor pelayanan.
Konsep pelayanan jemput bola itu dinilai memberikan kemudahan, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala waktu, jarak, maupun biaya transportasi untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
Ahmad Daeng Sese, warga Kelurahan Limba UII, mengaku merasakan langsung manfaat layanan kesehatan gratis yang disediakan saat kegiatan silaturahmi berlangsung pada Kamis (2/7/2026) malam.
Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksa kondisi kesehatan tanpa mengeluarkan biaya.
“Program ini sangat baik. Saya tadi memeriksa kesehatan dan hasilnya kadar gula darah normal, hanya tekanan darah yang sedikit tinggi. Layanan seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Muhammad Thaib Usman, warga Kelurahan Talumolo. Ia menilai perpaduan antara penyampaian program pemerintah dan pelayanan langsung kepada masyarakat merupakan inovasi yang patut dipertahankan.
Selain memperoleh informasi mengenai berbagai program pembangunan, masyarakat juga bisa mengakses layanan administrasi kependudukan melalui perekaman e-KTP serta pemeriksaan kesehatan dalam satu lokasi.
“Program ini sangat bermanfaat. Masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di seluruh kelurahan,” katanya.
Hal senada diungkapkan Sukarman Mopangga, warga Kelurahan Dulalowo. Menurutnya, kehadiran berbagai instansi pelayanan dalam satu tempat membuat masyarakat dapat menyelesaikan beberapa urusan sekaligus dengan lebih cepat dan praktis.
Ia mengaku paling terbantu dengan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang biasanya mengharuskannya datang ke kantor Samsat.
“Kalau biasanya harus antre di kantor Samsat, sekarang cukup datang ke lokasi kegiatan. Ini sangat memudahkan masyarakat dan tentu layak mendapat apresiasi,” ungkapnya.
Sukarman berharap layanan terpadu tersebut dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan lebih banyak jenis pelayanan publik,
seperti pembayaran rekening PDAM maupun tagihan listrik PLN.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum terbiasa memanfaatkan layanan berbasis digital,
sehingga kehadiran pelayanan langsung di tengah lingkungan warga menjadi solusi yang efektif.
“Dengan pelayanan seperti ini masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor pelayanan, mengantre panjang, atau mengeluarkan biaya transportasi. Semoga ke depan jenis layanannya semakin lengkap,” tutupnya.(Adv)












