Kota Gorontalo

Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra

×

Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra

Share this article
Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea tengah melihat denah tanah Terminal 42 yang akan dijadikan kantor wali kota, Kamis (15/1/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Adhan Dambea dan Indra Gobel terus mewujudkan janji kampanye mereka. Mulai dari infrastruktur hingga pelayanan kepada publik.

Berita Terkait:  Ismail: Masjid Bisa Digunakan untuk Pendidikan dan Pembinaan Umat

Ini sesuai dengan slogan yang diusung keduanya, yakni “Torang Bekeng Bae“.

Menepati janji, bagi Adhan Dambea tidak boleh berhenti sebagai rangkaian kata, tetapi harus diwujudkan dalam keputusan dan kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berita Terkait:  Konsultan PT. SMI: Hasil Proyek PEN Pemkot Berkualitas dan Bermanfaat untuk Publik

Terbaru, Adhan mulai mempersiapkan salah satu janji kampanyenya, yakni pembangunan kantor Wali Kota Gorontalo di kawasan Terminal 42 kian dimatangkan.

Saat meninjau kawasan Terminal 42 pada Kamis (15/1/2026) Adhan Dambea menyampaikan bahwa lahan yang disiapkan untuk pembangunan kantor wali kota baru telah tersedia dengan luas sekitar 1,8 hektare.

Berita Terkait:  Rentetan Kebakaran Picu Alarm Kewaspadaan, Sekda Ismail Soroti Instalasi Listrik Warga

Sebagian besar lahan sudah dikosongkan, sementara sisanya masih dalam proses pembebasan sesuai instruksi yang telah ia keluarkan.

“Tanah sudah tersedia 1,8 hektare. Tinggal ada beberapa yang saya perintahkan untuk segera dibebaskan. Dikosongkan, dibebaskan, undang keluarganya, dan kita sudah bersihkan,” ujar Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Pengumuman Penting: Pemkot Cari Ahli Waris 13 Makam di Eks Terminal Andalas

Ia menegaskan, wacana ini memiliki target yang jelas. Ia berharap pembangunan kantor wali kota dapat diselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir, sehingga menjadi pijakan awal bagi pemerintahan berikutnya.

“Target saya, Insya Allah kalau Allah mengizinkan, sebelum saya berakhir jabatan, sudah selesai kantor wali kota. Jadi saya tinggalkan kantor wali kota baru,” tegasnya.

Berita Terkait:  Adhan-Indra Buka Ruang Usaha Baru, Jalan yang Dulu Sepi Kini Ramai Pedagang

Pemilihan wilayah utara Kota Gorontalo sebagai lokasi pusat pemerintahan baru disebut sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan kota.

Menurut Adhan Dambea, kawasan ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Berita Terkait:  PKK Kota Gorontalo Diharap Berkontribusi dalam Program Ketahanan Pangan

“Di wilayah utara ini sekolah-sekolahnya lebih banyak. Makanya kita kembangkan di sini supaya Kota Gorontalo lebih hidup lagi,” jelasnya.

Ke depan, keberadaan kantor wali kota di Terminal 42 juga akan mendekatkan pusat pemerintahan dengan kantor DPRD Kota Gorontalo, sehingga koordinasi antarlembaga pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.

Berita Terkait:  Tak Ada Pekerja Tanpa Jaminan Sosial, Indra Gobel Instruksikan Aparat Wilayah Bertindak

Sementara itu, terkait pemanfaatan kantor wali kota lama, Adhan membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga melalui skema tukar guling.

Pemerintah kota akan menyiapkan konsep pembangunan, sementara pelaksanaannya dapat dilakukan oleh pihak ketiga.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Warning Pedagang: Jangan Jual Rokok Tanpa Cukai

“Misalnya dia bangun di sini dengan anggaran Rp40 miliar, sementara perhitungan kantor wali kota Rp30 miliar, maka kita tambah Rp10 miliar dari APBD. Tapi dia yang bangun, konsepnya dari kita,” ungkap Adhan Dambea.

Dengan arah kebijakan tersebut, wacana pembangunan kantor wali kota di Terminal 42 tidak dimaksudkan berhenti sebagai pembahasan, melainkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan janji kampanye serta menata pusat pemerintahan dan pertumbuhan baru Kota Gorontalo.(Rls) 

Berita Terkait:  Di Apel Kerja Perdana Pemkot, Adhan Beri Kejutan ke 11 ASN