Kota Gorontalo

IPM Kota Gorontalo 2024 Meningkat jadi 79,18

×

IPM Kota Gorontalo 2024 Meningkat jadi 79,18

Sebarkan artikel ini
IPM Kota Gorontalo 2024 Meningkat jadi 79,18
Suasana rapat evaluasi dan optimalisasi pelayanan publik yang diselenggarakan BPS Kota Gorontalo, Rabu (4/12/2024). (Foto: BPS)

Hargo.co.id, GORONTALO – Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Gorontalo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Berita Terkait:  Adhan: Jangan Biarkan Generasi Muda Rusak Lantaran Pergaulan Bebas

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo, sepanjang tahun 2021 hingga 2024 peningkatan ada di angka 0,76 persen per tahun.

Di tahun 2024, IPM Kota Gorontalo ada di angka 79,18, naik 0,54 poin atau 0,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang ada di angka 78,64.

Berita Terkait:  Sayembara Desain Kantor Wali Kota Masuk Babak Final, Pemkot Bidik Desain Futuristik dan Berkarakter

Kepala BPS Kota Gorontalo, Sri Dewi Monoarfa menjelaskan, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar,

yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge),

dan standar hidup layak (decent standard of living).

Berita Terkait:  Sulap Aset Lahan For TPST, Inovasi Adhan Tangani Sampah Tak Ada Habisnya

“Peningkatan IPM 2024 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” kata Sri, usai kegiatan evaluasi dan optimalisasi pelayanan publik yang diselenggarakan BPS Kota Gorontalo, Rabu (4/12/2024).

Menurutnya, pertumbuhan IPM 2024 mengalami penguatan dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama standar hidup layak.

Berita Terkait:  Pemkot Salurkan UEP For 200 Pelaku Usaha, Adhan: Manfaatkan dengan Baik

Masih kata Sri Dewi Monoarfa, peningkatan IPM tahun 2024 didukung oleh semua dimensi penyusunnya,

terutama standar hidup layak Indikator pengeluaran per kapita (yang disesuaikan) mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 3,81 persen

Berita Terkait:  Dear Pengemudi Truk Kontainer, Stop Lintasi Ruas Jalan yang Tak Sesuai Ketentuan

dibanding pertumbuhan tahun sebelumnya sebesar 2,1 persen.

“Sementara Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) pertumbuhannya sedikit melambat dari 0,51 persen menjadi 0,41 persen. Adapun dari dimensi pengetahuan, baik Rata-rata Lama Sekolah (RLS) maupun Harapan Lama Sekolah (HLS) pertumbuhannya tetap jika dibandingkan tahun 2024, yaitu 0,1 persen dan 0,07 persen.

Berita Terkait:  Dari Parkir ke Pembangunan: Peran dan Eksistensi Retribusi Parkir di Kota Gorontalo

IPM sendiri, lanjut Sri Dewi Monoarfa, dihitung berdasarkan rata-rata geometrik indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran. Penghitungan ketiga indeks ini dilakukan dengan melakukan standardisasi dengan nilai minimum dan maksimum masing-masing komponen indeks.

“IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan dalam jangka panjang,” tandasnya.(Rls) 

Berita Terkait:  Marten Taha: Reformasi Birokrasi Bisa Wujudkan Good Governance