Bahaya Gangguan Bipolar Disorder

×

Bahaya Gangguan Bipolar Disorder

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Hargo.co.id, Zetizen-GP- Zetizen mungkin sering mendengar gangguan mental yang mengakibatkan perubahan mood yang ekstrem? perubahan ini sering dikenal dengan gangguan bipolar (Bipolar disorder). Gangguan bipolar yaitu dimana kondisi seseorang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis, seperti tiba-tiba menjadi sangat bahagia dari yang sebelumnya murung. Banyak orang terkenal yang juga mengalami gangguan bipolar ini, sebut saja Marshanda, Demi Lovato, Britney Spears, Kurt Kobain, dan Robin Williams.

Seperti yang dilansir pada laman alodokter.com gangguan bipolar sering kali muncul pada masa akhir remaja atau di awal masa dewasa, namun zetizen tidak menutup kemungkinan bisa dialami oleh para orang dewasa. Seseorang yang mengalami gangguan ini, memiliki perubahan emosional yang hebat dan terjadi pada suatu periode tertentu atau dikenal dengan “episode mood”. Setiap episode mood menunjukan perubahan drastis dari mood dan perilaku normal orang tersebut.

Suatu episode di mana dari terlihat terlalu bahagia dan bersemangat disebut episode manic sedangkan episode depresif menunjukkan suatu bentuk kesedihan yang ekstrem dan kehilangan kemauan. Kadang, sebuah episode mood juga menunjukkan kedua gejala mania dan depresi. Episode tersebut dinamakan kondisi campuran. Penderita juga akan menjadi sangat mudah tersinggung dan marah-marah dalam sebuah episode mood. Perubahan mood ini juga biasanya disertai perubahan ekstrem yang menyangkut energi, aktivitas, pola tidur, dan perilaku sehari-hari. Episode-episode di atas dapat terjadi beberapa kali setahun atau bahkan setiap minggu.

Soo, jika ada orang terdekat zetizen yang mengalami gangguan bipolar, jangan segan untuk menghubungi dokter atau psikologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (ZT-07/hargo)


Sisilia Himam
Keperawatan, UNG

Isolasi Sosial 
Kalo ada teman yang punya gangguan bipolar disorder, biasanya pergerakan mereka itu kalo menurut aku semacam isolasi sosial. Mereka bisa tiba-tiba diam menyendiri dan jadi sangat tertutup dengan keadaan sekitar. Bahkan cenderung tidak peka terhadap rangsangan. Terus gangguan ini akan menjurus ke depresi berat apabila tidak segera ditangani. Adapun kita sebagai teman dapat menolong mereka dengan melakukan aktivitas semacam sharing, namun harus BHSP terlebih dahulu agar mudah menjalin hubungan dengan mereka. (ZT-10)


Vidia Sulistiya

Ilmu Komunikasi, UNG

Beri Ruang Sendiri 
Menurutku gangguan Bipolar Disorder biasanya dapat terlihat pada seseorang yang mengalami perubahan sikap secara tiba-tiba. Biasanya ia tiba-tiba pendiam dan menjadi penyendiri serta gampang sekali menangis. Tetapi beberapa jam kemudian ia akan kembali ceria lagi. Kadang aku takut berhadapan dengan orang seperti ini, tapi jikalau ia teman dekatku maka aku akan mendekatinya pelan-pelan, tidak di saat ia sedang berdiam diri agar ia tidak semakin menutup diri, melainkan saat ia sudah ceria kembali. Karena menurutku, saat ia sudah kembali ceria ia pasti mau menceritakan apa yang dialaminya, tetapi berbeda saat ia sedang kelihatan sedih, dipaksan bagaimana pun sepertinya ia tidak akan mau membagi apa yang dirasakannya. Sehingga ada baiknya orang-orang seperti ini diberikan ruang sendiri, dan baru didekati lagi saat moodnya sudah baik kembali. (ZT-08)