Bahaya Sengatan Matahari “Heatstroke” – Kenali dan Lakukan Pencegahan

×

Bahaya Sengatan Matahari “Heatstroke” – Kenali dan Lakukan Pencegahan

Sebarkan artikel ini

hargo.co.id – Beraktivitas di siang hari apalagi terik matahari yang menyinari membuat kita cepat lelah atau dehidrasi jika zetizen tiba-tiba mengalami kenaikan suhu tubuh yang cukup tinggi sehingga membuat tubuh terasa menjadi sangat panas, mungkin sahabat zetizen sedang mengalami sengatan panas atau heatstroke.

Heatstroke adalah kondisi dimana suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C atau lebih. Heatstroke dapat disebabkan oleh karena kenaikan suhu lingkungan, atau aktivitas tinggi yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

so, buat kalian kenali gejala umum yang menandai serangan heatsrtoke, seperti mual mual, kejang, kebingungan, disorientasi, dan kadang-kadang kehilangan kesadaran atau koma. jika tidak segera ditangani bisa-bisa akibatkan komplikasi mematikan dan bisa merusak otak dan organ lainya.(zt-07/hargo)

Yuk simak beberapa tips yang perlu dilakukan oleh zetizen ketika mengalami ataupun mengatasi orang yang terkena heatstroke.

1. Minum air

Bila tubuh Anda mengalami reaksi panas mendadak ketika sedang beraktivitas, minumlah air. Hindari untuk mengonsumsi minuman olahraga (sport drink) dan beralihlah untuk meminum sesuatu yang lebih bergizi dan alami seperti air kelapa. Pastikan tidak minum air yang terlalu dingin, karena hal ini akan memicu reaksi negatif dari tubuh Anda. Karena tubuh manusia membutuhkan elektrolit untuk mengganti hilangnya cairan mineral seperti natrium dan kalium. Sebagai upaya pencegahan, Anda harus minum banyak air sepanjang hari.

2. Mencari tempat yang dingin

Ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda gangguan yang berhubungan dengan panas, langkah pertama yang harus dilakukan adalah harus bergerak ke tempat yang jauh lebih dingin dan menghindari paparan sinar matahari langsung. Lepaskan semua atribut pakaian yang tidak perlu. Jika situasi tidak membaik, minta bantuan dokter segera, sambil terus mengusap keringat pada leher, ketiak dan daerah selangkangan.

3. Hindari konsumsi aspirin atau obat-obatan penghilang nyeri

Jika Anda menderita mengalami serangan heatstroke, mengambil obat-obatan seperti aspirin tidak akan membantu mengurangi suhu tubuh yang tinggi, melainkan akan menciptakan komplikasi.

4. Waspadai penyakit tertentu

Orang yang mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes dan obesitas harus ekstra hati-hati karena mereka sangat rentan terhadap heatstroke, terutama memasuki musim panas. Orang dengan diabetes dapat dengan mudah mengalami dehidrasi jika kadar gula darahnya tidak terkendali. Sementara pada orang obesitas akan sulit untuk menghilangkan rasa panas yang berlebih di dalam tubuhnya.