Kemarin, Rodong Sinmun memajang foto Jong-un yang tengah mengawasi uji coba tersebut di sampul surat kabar dan beberapa halaman depan. Salah satu di antaranya memperlihatkan Jong-un yang mengamati uji coba itu dari menara pengawas di kompleks badan antariksa Korut tersebut.
Sejak Januari, Pyongyang melakukan serangkaian uji coba senjata nuklir. Mulai rudal balistik sampai hulu ledak nuklir berukuran mini. Semua jelas langsung memantik kecaman dan kutukan dari seluruh penjuru dunia.
Tidak terkecuali Dewan Keamanan (DK) PBB. Kesuksesan uji coba mesin rudal balistik kemarin menjadi terobosan signifikan Korut yang paling baru dalam program senjata nuklirnya. Meski demikian, para pakar nuklir internasional masih menanggapi kemajuan nuklir Korut dengan skeptis. Mereka tidak yakin Pyongyang sudah menguasai teknologi canggih untuk mengirimkan rudal balistik ke Washington.
Para pakar cenderung menganggap klaim-klaim Jong-un itu sebagai upaya Korut untuk menggertak masyarakat internasional. Sekaligus meningkatkan simpati rakyat terhadapnya menjelang kongres partai.
Bagi Korut, uji coba mesin ICBM itu merupakan yang pertama. Namun, KN-08, nama rudal balistik lintas benua Korut, sudah beberapa kali dipamerkan kepada publik. Salah satunya saat parade militer masal di ibu kota Korut beberapa waktu lalu. ’’Kim (Jong-un) memamerkan pencapaian militer Korut demi simpati publik di masa ekonomi sulit seperti sekarang,’’ ungkap Yang Moo-Jin dari University of North Korean Studies. (AFP/Reuters/BBC/hep/c15/ttg/hargo)
