Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak enam unit kapal perikanan berukuran 5 GT dan 30 unit motor bercoolbox disalurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada para nelayan dan penjual ikan yang ada di daerah itu.
Bantuan kapal perikanan yang nilainya mencapai Rp 2.73 miliar ini merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Sementara bantuan motor bercoolbox adalah bantuan dari Pemprov Gorontalo yang sudah dijalankan sejak 2012.
Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat nelayan dalam mencari ikan maupun menjual hasil tangkapan yang diperoleh dari melaut.
“Bantuan ini mohon dijaga dan dipelihara dengan baik. Kalau kapal nanti misalnya ada lubang kecil, segera diperbaiki. Untuk penjual ikan juga dijaga motornya,” kata Hamka Hendra Noer usai menyerahkan bantuan tersebut di pantai Blue Marlin Kota Gorontalo, Selasa, (8/11/2022).
Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, total bantuan kapal GT dari Kementerian Kelautan sejak tahun 2010 sudah berjumlah sebanyak 156 kapal. Mulai dari ukuran 5 GT sampai di atas 30 GT.
Hamka Hendra Noer mengatakan, bantuan tersebut diberikan karena provinsi gorontalo dinilai sebagai salah satu provinsi yang terbaik dalam hal memanfaatkan dan mengelola kapal ikan bantuan dari pemerintah pusat.
“Kita harus mengucapkan terimakasih kepada Menteri KKP melalui direktorat jenderal perikanan tangkap yang dari awal hingga sekarang selalu memberikan bantuan anggaran sarana dan prasarana perikanan tangkap di Gorontalo,” Katanya menuturkan.
Sementara itu, bantuan motor bercoolbox yang telah diserahkan hingga tahun 2022 berjumlah sebanyak 616 unit dari total 1072 pemasar ikan se Provinsi Gorontalo. 30 motor bercoobox yang diserahkan hari ini totalnya sebesar Rp750 juta.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe menjelaskan, bantuan ini baru bisa diserahkan karena harus menunggu petunjuk teknis (Juknis) terkait berita acara serah terima (BAST).
“Kenapa baru hari ini diserahkan? karena memang pak gubernur, ini sesuai juknis kita yang harus menerima dulu BAST kemudian setelah itu bisa serahkan. Hari ini untuk motor bercoolbox yang hadir perwakilan saja,” katanya menandaskan. (***)
Penulis : Sucipto Mokodompis
