Hargo.co.id GORONTALO – Layanan transportasi udara di Bandara Djalaludin Gorontalo akan semakin bertambah. Ini menyusul adanya rencana Maskapai penerbangan Batik Air yang akan meningkatkan frekuensi penerbangannya di daerah ini.
Sebagaimana diketahui, saat ini, penerbangan Batik Air dari Bandara Djalaludin Gorontalo ke Makassar hanya dilayani sebanyak satu kali dalam sehari. Namun, pada 2 Juli tahun ini, direncanakan frekuensi penerbangan Batik Air tersebut akan ditingkatkan menjadi dua kali sehari, dengan rute penerbangan Makassar-Gorontalo-Makassar.
Sebagaimana data diperoleh Gorontalo Post, adapaun jadwal Batik Air tersebut yakni, berangkat dari Bandara Sultan Hasanudin Makassar sekitar pukul 04.30 Wita dan landing di Gorontalo pada pukul 06.00 Wita.
Selanjutnya pada pukul 06.45 Wita, Batik Air akan berangkat dari Bandara Djalaludin Gorontalo menuju Makassar dengan jadwal tiba pukul 08.15 Wita.
“Untuk masyarakat yang ingin terbang ke Jakarta tetap bisa menggunakan penerbangan ini dengan transit di Makassar. Di Makassar nanti juga ada banyak pilihan untuk melanjutkan penerbangan, yakni Batik ataupun Lion Air,” ungkap District Manager Lion Air Gorontalo, Yasir Hasan.
Yasir menjelaskan, penambahan frekuensi penerbangan Batik Air tersebut dilakukan untuk menunjang gerak roda perekonomian di Provinsi Gorontalo. “Kami juga ingin menunjang pengembangan dan pengenalan destinasi wisata di Gorontalo yang nantinya akan disejajarkan dengan destinasi wisata di daerah lain, misalnya Bali dan Lombok,” ujar Yasir.
Ia mengungkapkan, sejauh ini, pihaknya menilai Gorontalo merupakan provinsi yang perkembangannya begitu cepat. “Ini terlihat dari penggunaan jasa penerbangan yang relatif meningkat setiap tahunnya,” ungkapnya.(dan/hargo)
