Bawaslu: Pengelolaan Data dan Informasi Harus Dibarengi SDM yang Handal

×

Bawaslu: Pengelolaan Data dan Informasi Harus Dibarengi SDM yang Handal

Sebarkan artikel ini
Pembukaan sosialisasi pengelolaan teknologi Informasi dan Komunikasi serta pelayanan informasi yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Rabu (31/5/2023). (Foto: Istimewa)
Pembukaan sosialisasi pengelolaan teknologi Informasi dan Komunikasi serta pelayanan informasi yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Rabu (31/5/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebagai Lembaga negara yang diberikan kewenangan untuk mengawasi tahapan sekaligus menegakkan keadilan Pemilu, Bawaslu kerap diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang tidak dapat dihindari.

Hal tersebut disampaikan pimpinan Bawaslu RI, Puadi dalam pembukaan sosialisasi pengelolaan teknologi Informasi dan Komunikasi serta pelayanan informasi yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar pada tanggal 31 Mei 2023 dan akan berlangsung sampai dengan 2 Juni 2023.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh pak Puadi, salah satu tantangan terbesar yaitu pesatnya kemajuan informasi dan teknologi dengan output kekinian yang melahirkan apa yang disebut dengan artificial intelligence atau AI,” kata John Hendri Purba, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, yang juga menghadiri kegiatan tersebut.

Saat ini, kata John Hendri Purba, semua lembaga negara serta publik berlomba-lomba secara positif menggunakan layanan AI dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat umum.

Kehadiran layanan AI ini dinilai dapat memberikan kemudahan dan penghematan anggaran. Siapa saja dapat dengan mudah menggunakan AI melalui sarana HP, Laptop dan perangkat teknologi lainnya yang sudah bersifat massal.

“Menghadapi tantangan dinamika teknologi yang akseleratif ini tentu membutuhkan keandalan sumber daya manusia (SDM),” katanya.

Kehandalan sumber daya manusia ini, kata John Hendri Purba, menjadi perhatian khusus Puadi selaku Pimpinan Bawaslu RI.

“Tanpa iringan kehandalan SDM, akurasi data dan informasi yang disajikan bisa saja tidak berlansung secara akurat dan akan berdampak dari rendahnya kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara Pemilu hingga rendahnya kualitas data yang akan disajikan dalam proses penegakkan hukum itu sendiri,” katanya menerangkan.

Selain itu, kata John Hendri Purba, Puadi juga menggarisbawahi sinergitas Komisioner dengan sekretariat dalam pengelolaan data dan informasi.

“Jika sekretariat dapat melaksanakan supporting kepada komisioner maka proses pengawasan, penegakkan hukum pemilu, pengelolaan data akan menghadirkan kualitas yang dipercaya oleh masyarakat,” kata John Hendri Purba.

Dirinya menambahkan, apa yang disampaikan oleh pimpinan Bawaslu RI ini juga akan menjadi perhatian dari Bawaslu Provinsi Gorontalo. Terutama terkait dengan SDM.

“Saya yang juga didampingi Ferdy Modanggu selaku Kabag Pengawasan dan Humas akan berupaya seoptimal mungkin melaksanakan peningkatan sumber daya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi dan teristimewa dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat luas,” tandasnya.(*)

Rilis: Bawaslu