Begini Cara Polsek Kota Timur Tekan Angka Penyebaran HIV/AIDS di Wilayahnya

×

Begini Cara Polsek Kota Timur Tekan Angka Penyebaran HIV/AIDS di Wilayahnya

Share this article
Kapolsek Kota Timur IPDA M. Ibnu Katsir Rizka. S.Tr.K bersama Personel dan petugas dari Dinas Kesehatan, saat melakukan tes darah kepada dua pemuda. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penyebaran Human Immunodeficincy Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di wilayah Kota Timur, Kota Gorontalo tercatat mengalami peningkatan disetiap tahun.

Guna mencegah penyebaran HIV/AIDS tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Timur, bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan setempat, Rabu (15/12/2021), melaksanalan patroli rutin dan maping di sejumlah kos dan tempat-tempat yang dianggap berpotensi terjadinya penyebaran penyakit tersebut.

Kapolsek Kota Timur IPDA M. Ibnu Katsir Rizka. S.Tr.K yang memimpin jalannya patroli gabungan menjelaskan, patroli rutin dan maping tersebut merupakan upaya untuk mencegah penyebaran atau penularan HIV/AIDS di wilayah hukum Polsek Kota Timur.

“Malam hari ini kami Polsek Kota Timur bersama lintas sektor dalam hal ini Dinas Kesehatan melaksanakan razia atau patroli rutin sekaligus pengecekan darah untuk maping dalam rangka mencegah penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kota Timur, lebih umumnya di Wilayah Kota Gorontalo. Sasaran kami yaitu kos kosan dan sejumlah tempat yang kami anggap berpotensi terjadinya penyebaran HIV/AIDS,” jelas IPDA M. Ibnu Katsir Rizka. S.Tr.K.

Mantan Kapolsek Dungingi yang merupakan Alumnus AKPOL 2018 itu juga menerangkan, kegiatan ini patut dilaksanakan bersama pihak terkait lainnya karena dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kota Timur mengalami peningkatan.

“Jadi kegiatan ini sengaja kita laksanakan dan tentunya melibatkan unsur terkait setempat, karena menurut data yang kita peroleh, penyebaran atau penularan HIV/AIDS khususnya di wilayah Kota Timur ini dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengalami peningkatan. Olehnya kita berusaha untuk melakukan pencegahan, salah satunya dengan maping. Sasarannya di kos kosan dan di tempat-tempat yang berpotensi untuk penyebaran HIV AIDS,” terang IPDA M. Ibnu Katsir Rizka. S.Tr.K.

Seperti yang telah diketahui, Human Immunodeficincy Virus atau HIV sendiri merupakan virus penyebab AIDS yang melemahkan kekebalan tubuh. Sementara Acquired Immuno Deficiency Syndrome atau AIDS merupakan kumpulan gejala atau penyakit akibat menurunnya kekebalan tubuh yang didapat dari infeksi HIV.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo