Begini Kronologi Pembunuhan Leato

×

Begini Kronologi Pembunuhan Leato

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pembunuhan di Leato Selatan, Senin (12/12).

Tak puas dengan itu, Dedi kembali menusukan badiknya ke arah perut Simon.

Saat itu juga Simon dengan dua luka yang mengangah di bagian kepala dan darah yang mengucur deras di bagian perut langsung jatuh tersungkur ke tanah.

“Saya tak bisa berbuat banyak saat melihat kejadian itu. Bahkan, saat saya hendak menolong Simon malah diancam dengan pisau badik oleh Pelaku sambil mengeluarkan kata “ngana lagi” (kamu lagi). Merasa ketakutan, saya memilih melarikan diri dengan menggunakan bentor milik Simon untuk minta pertolongan,”kata Idris Djafar saat diwawancarai awak koran ini di lokasi kejadian.

Secara bersamaan Dedi cs juga langsung kabur menuju arah Bone pantai. Sekira pukul 04.35 WITA, Erik Bounty yang hendak ingin menunaikan shalat Subuh dikagetkan dengan sosok tubuh manusia tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian tepatnya di gang jalan Atje Slamet.

Saat itu juga Erik Bounty langsung meminta pertolongan warga. Tak berselang lama, warga sekitar langsung berkumpul untuk melihat kejadian tersebut.

Jasad Simon dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Aloei Saboe Kota Gorontalo setelah beberapa saat dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek KPG Polres Gorontalo Kota Iptu Ondang Zakaria ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dalam kasus tersebut.

“Kami dari Polsek KP3 Gorontalo yang mendapatkan laporan masyarakat lalu langsung mendatangi TKP dan juga saksi, dimana mereka menyebutkan ciri-ciri pelaku dan motor yang digunakan pelaku,”kata Ondang Zakaria.

Lebih lanjut Iptu Ondang menambahkan, pelaku sudah di amankan di Mapolsek KPG setelah sebelumya dibekuk sekira pada pukul 08.30 Wita ketika melintas di depan Polsek KPG dengan menggunakan sepeda motor Mio warna merah DM 3497 AM.