Tuesday, 21 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Belum Cair, Dana Asesor Rp 175 Juta Dipertanyakan

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Monday, 15 January 2018 | 10:58 AM Tags:
  

GORONTALO-Hargo.co.id – Masalah klasik di bidang pendidikan yang ada di Provinsi Gorontalo bukan hanya terletak pada infrastruktur saja. Masalah secara internal dalam pendidikan juga sangat menentukan, seperti di Badan Akreditasi Provinsi (BAP) yang bertugas untuk melakukan akreditasi di setiap sekolah yang ada di provinsi Gorontalo.

Namun sayangnya, masalah internal di BAP muncul dan diketahui berhubungan langsung dengan anggaran. Ini terjadi setelah diketahui sebanyak Rp 175 Juta dana untuk 63 orang asesor yang telah bertugas melakukan akreditasi di setiap sekolah.

Ini sungguh sangat disayangkan, padahal akreditasi sekolah tersebut sangatlah penting bertujuan untuk mengetahui kualitas sekolah. Dan juga merupakan amanat dari undang-undang.

Beberapa asesor yang menghubungi Gorontalo Post mengatakan mereka memang sangat kecewa ketika hak-hak mereka tak dibayarkan. “Kita sangat kecewa, kenapa ini belum dibayarkan atau diselesaikan, padahal kita sudah melaksanakan tugas,” kata salah satu asesor yang tidak mau disebutkan namanya.

Mereka mengatakan, seharusnya masalah honor untuk asesor tersebut sudah terbayarkan sejak 2017 lalu, tapi pada kenyataanya sampai dengan pertengahan Januari ini pun belum juga ada realisasinya. “Ini adalah hak kita sebegai asesor, tapi kenapa sampai sekarang belum dibayarkan juga,” tambahnya.

Sementara itu, ketua BAP Gorontalo, Arfan Arsyad, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan masalah tersebut.

“Akan diselesaikan karena itu hak asesor yang menjadi tanggung jawab kami,” singkat Arfan Arsyad.(wan)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar