Tak terima dengan jawaban yang di lontarkan oleh pihak panitia lelang, massa aksi langsung melakukan aksi anarkisnya dengan cara memukul pihak panitia lelang yang sedang berbicara. Saat itu juga pihak kepolisian bergerak cepat kemudian mengamankan massa aksi yang diduga menjadi provokator dan langsung menggiring provokator tersebut ke Polres Gorontalo Kota.
Saat Caos banyak Pot bunga di depan kantor rusak karena di injak-injak oleh massa aksi ketika dikejar oleh pihak kepolisian. Sebanyak 4 orang massa aksi yang diduga menjadi provokator amankan petugas berikut 1 unit mobil dan 10 unit bentor yang dikendarai massa aksi.
Kepala Bidang Pelaksana Anggaran Kanwil Ditjen perbendaharaan Provinsi Gorontalo Ahmad Irawan mengatakan, pihaknnya sangat kecewa dengan aksi yang dilakukan oleh aliansi penegak Hukum tersebut. Seharusnya aksi tersebut dibicarakan dengan baik-baik. “Tidak ada kongkalingkong dalam lelang proyek tersebut. Semua sudah sesuai prosedur yang ada,”tandasnya. (tr-49/hargo).
