Metropolis

Jatuh ke Jurang 20 Meter, Brimob Gorontalo Evakuasi Empat Korban Kecelakaan di GORR

×

Jatuh ke Jurang 20 Meter, Brimob Gorontalo Evakuasi Empat Korban Kecelakaan di GORR

Share this article
Jatuh ke Jurang 20 Meter, Brimob Gorontalo Evakuasi Empat Korban Kecelakaan di GORR
Petugas Brimbo ketika melakukan evakuasi korban.

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana darurat terjadi di ruas Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (8/8/2026).

Berita Terkait:  Satu Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam di Gorut Mengaku Dianiaya Polisi

Sebuah kendaraan roda tiga jenis Viar yang membawa empat pria dewasa mengalami kecelakaan hingga terperosok ke jurang sedalam sekitar 20 meter.

Mendapat laporan kecelakaan tersebut, personel piket Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo langsung bergerak menuju lokasi.

Berita Terkait:  Polisi Terkesan Enggan Tindaki Eskavator di Lokasi Pertambangan Taluditi

Evakuasi dilakukan dengan menyusuri medan terjal untuk menjangkau para korban yang berada di dasar jurang.

Informasi awal menyebutkan, kendaraan Viar itu tengah melaju dari arah Isimu menuju Kota Gorontalo. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kestabilan, kemudian keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang.

Berita Terkait:  Bawa Obat Terlarang, Seorang Pelajar Diringkus Polisi

Komandan Kompi Batalyon A Pelopor, Iptu Denny D. Rimbing, langsung menginstruksikan personel piket untuk melakukan pertolongan dan evakuasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Setiba di lokasi, personel Brimob segera memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi para korban satu per satu dari dasar jurang.

Berita Terkait:  Sidang Gugatan Wanprestasi Libatkan Oknum Caleg, Tergugat Mengaku Namanya Dicatut Eks Karyawannya

Salah seorang korban diketahui mengalami luka robek di bagian kepala yang disertai pendarahan. Korban juga mengeluhkan sakit pada bagian dada.

Korban tersebut diketahui merupakan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG). 
Berita Terkait:  Satlantas Tilang Sopir Kontainer yang Nekat Langgar Jalur dan Jam Operasional

Setelah berhasil dikeluarkan dari lokasi kecelakaan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol Danu Waspodo, S.I.K., mengatakan respons cepat personel merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat.

Berita Terkait:  Sweeping di Kabila Bone Dicibir Netizen, Kasatlantas: Razia Dilaksanakan Sesuai Aturan

“Setiap laporan masyarakat harus direspons dengan cepat dan tepat. Dalam situasi kecelakaan, keselamatan korban menjadi prioritas utama. Personel di lapangan harus hadir, memberikan pertolongan pertama, melakukan evakuasi dengan tetap memperhatikan keselamatan, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis secepat mungkin,” ujarnya.

Menurut Danu, tugas personel Brimob tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan,

Berita Terkait:  Kebakaran Satu Unit Rumah di Yosonegoro Diduga Akibat Korsleting Listrik

tetapi juga mencakup pelayanan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, memperhatikan kondisi kendaraan dan situasi jalan, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi berkendara kurang aman,” katanya.

Berita Terkait:  Gelar Operasi Pekat, Polresta Gorontalo Kota Sita Ribuan Botol Miras

Respons cepat tersebut menunjukkan kesiapsiagaan personel Batalyon A Pelopor

dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus menegaskan kehadiran Brimob di tengah masyarakat,

Berita Terkait:  Kabar Gembira, Pemkab Bone Bolango Buka Formasi CPNS dan PPPK, Ini Formasinya

termasuk dalam misi penyelamatan dan pertolongan kemanusiaan.(Rls)