Berburu Menu Sahur di Negeri Ginseng 

×

Berburu Menu Sahur di Negeri Ginseng 

Sebarkan artikel ini
F. Lismawati Lapasi

Hargo.co.id – Ramadan selalu memiliki cerita dan tantangan tersendiri, terlebih saat menjalankannya di negeri minoritas. Begitulah pengalaman Lismawati Lapasi saat menjadi delegasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam Asia Summer Program di Dongseo University, Korea Selatan.

“Sebagai orang yang pertama kali merasakan pengalaman berpuasa di luar negeri, saya merasa ada banyak hal berbeda dari suasana puasa di negeri sendiri. Saya mengalaminya di Korea Selatan. Negara yang mayoritas penduduknya non-muslim. Di mana saat itu saya harus berpuasa beberapa jam lebih lama dari waktu puasa di negeri sendiri,” ungkap perempuan kelahiran 12 Februari 1991 yang sapaan akrab Lisma ini.

Selain waktu berpuasa yang bertambah, ada beberapa tantangan lain yang harus dihadapi oleh mahasiswa muslim ketika berpuasa di negeri orang saat musim panas berlangsung.

“Tantangan lainnya adalah menu makanan saat sahur maupun berbuka puasa. Biasanya sahur makan makanan vegetarian yang cocoknya cuma buat diet. Biasanya suka beli roti dan juice (jus) sebagai menu tambahan agar puasanya tetap lancar. Selain itu, lokasi masjid lumayan jauh dari kampus sehingga tidak pernah merasakan tarawih di negeri orang,” jelas anak bungsu dari pasangan Saleh Lapasi dan Rusmin Lapasi ini.

Perempuan yang sudah beberapa kali ke luar negeri ini juga pernah merasakan yang namanya perjuangan mencari menu sahur dan buka puasa di saat pihak universitas tidak menyediakannya. Namun, momen-momen seperti itulah yang sangat dirindukan olehnya.

“Saat weekend, makanan untuk sahur dan berbuka tidak disediakan pihak universitas. Jadi mesti mencari makanan sendiri. Kami yang muslim janjian untuk sahur bareng di tengah dinginnya Kota Busan dini hari. Ujung-ujungnya, makan mie instan dan roti lagi, karena hanya itu yang gampang ditemui serta halal. Ini yang paling dirindukan saat itu, kebersamaan sesama muslim di negeri orang saat Ramadan,” tutur Lisma.

Perempuan yang saat ini bekerja di UPT Bahasa UNG ini berharap agar setiap orang puasanya lancar dan berkah sesibuk apapun keadaan masing-masing orang.(zt10/hg)