Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bicara Aspirasi, Riko Djaini Pasang Badan

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Sabtu, 13 Agustus 2022 | 00:05 Tag: , , , ,
  Anggota DPRD Boalemo, Riko H. Djaini, bersama Kadis Pertanian Boalemo, Roslina Karim, saat penyerahan secara simbolis bantuan untuk petani. (Foto: Abdul Majid Rahman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota Komisi II, DPRD Boalemo, Dr. Riko H. Djaini, S.Ip.,M.Ak, menyatakan siap mengawal seluruh aspirasi rakyat, dengan tetap objektif melihat kekuatan APBD. Ini ditegaskannya, ketika melaksanakan reses masa persidangan III, di wilayah Kecamatan Dulupi, pada Jumat, (12/08/2022).

Anggota Badan Anggaran (Banggar) di Parlemen itu mengungkapkan, banyak permintaan rakyat kepadanya, melalui momentum reses kali ini. Misalnya, plat duiker (gorong-gorong drainase), tanggul, yang bakal jadi prioritas, dan bahan pada pembahasan anggaran.

“Nah, Insya Allah, salah satu diantara yang diharapkan oleh masyarakat tersebut, bisa diakomodir pada APBD Perubahan tahun ini,”kata Riko H. Djaini.

Tak hanya itu saja. Permintaan lainnya kata dia, yakni normalisasi sungai di Dusun Huwata, Dulupi, yang menurutnya juga adalah prioritas. Ini sudah disampaikan, untuk kemudian diperjuangkan pada APBD Perubahan 2021.

“Mengapa ini harus, karena guna mengatasi masalah banjir. Begitu pula normalisasi yang ada di Labuhan Timur, Tabongo, yang mana kerap terjadi erosi sungai pada saat banjir. Itu sudah ada masukan kepada saya, yang pastinya akan diperjuangkan,”ungkapnya.

“Alhamdulillah, Dinas yang turut hadir pada Reses ini, yakni Dinas Pertanian Boalemo, yang dihadiri langsung oleh Ibu Kadis Roslina Karim, Koordinator Penyuluh Pertanian dan tiga orang Penyuluh lainnya, kemudian juga dari Dinas PUPR, yang diwakili oleh Kabid Perairan,” ujarnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Riko H. Djaini bersama Kadis Pertanian, tampak menyerahkan puluhan bantuan Hands prayer kepada para petani yang terdiri dari sejumlah kelompok pertanian di wilayah itu.

“Bantuan ini adalah usulan masyarakat sejak 2021, yang direalisasikan tahun ini. Dan Alhamdulillah, barangnya sudah ada, sehingganya aspirasi mereka ini diserahkan langsung melalui Reses saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian, Roslina Karim, menjelaskan, berbagai aspirasi masyarakat yang belum sempat terakomodir, bukan berarti Pemerintah mengabaikan hal tersebut. Namun, menyesuaikan dengan keadaan keuangan Daerah, APBD.

“Ada mungkin usulan jalan pada 2020 atau 2021 yang belum sempat terkabulkan, ini karena anggaran terbatas, lantaran menghadapi pandemi Covid-19. Terus terang, Pak Aleg Riko H. Djaini juga ini sering mendesak kami di Pertanian terkait beberapa harapan masyarakat,” bebernya.

“Tapi, kami tidak bisa berbuat lebih. Dan Insya Allah, mari kita berdoa, keadaan ini segera membaik. Dengan begitu, aspirasi dari masyarakat, terutama petani yang menjadi tanggungjawab kami, pastinya akan dikawal bersama,” kuncinya. (*)

Penulis: Abdul Majid Rahman

(Visited 79 times, 1 visits today)

Komentar