Bisa Jadi Idris Rahim Ditinggal Golkar

×

Bisa Jadi Idris Rahim Ditinggal Golkar

Share this article
Idris Rahim

Hargo.co.id GORONTALO – Elektabilitas Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo, Rusli Habibie jelang Pilgub 2017, kian melonjak. Bahkan muncul wacana bahwa dengan siapapun berpasangan, Rusli Habibie peluang untuk menang. Apalagi di kubu PAN belum ada kepastian siapa yang akan diusung pada Pilgub.

Berdasarkan itu, muncul spekulasi jika Ketua DPW PAN Gorontalo, Idris Rahim rawan ditinggalkan Golkar. Itu ketika pasangan Nyata Karya Rusli-Idris (NKRI) hanya didukung Golkar tanpa dukungan tambahan dari PAN. Artinya, Golkar akan mencari figur yang layak kalau Idris Rahim tak mampu membawa PAN guna bergabung dengan Golkar.

Bahkan kini muncul beberapa nama yang kelak dapat menggantikan Idris Rahim jika memang hal tersebut di atas terjadi. Paduan Golkar-Golkar seperti Rusli Habibie-Budi Doku atau Rusli Habibie-Rustam Akili, mewacana.

Apalagi keduanya juga ikut mendaftar pada penjaringan Partai Golkar. Hanya saja, kebiasaan Rusli Habibie dan nampaknya hoki ketika disandingkan dengan birokrat.

Ada dua nama yang muncul yakni Kepala Dinas Dikpora, Weni Liputo dan Sekda Provinsi Gorontalo, Winarni Monoarfa. Nama yang terakhir sangat berpeluang karena selama ini Rusli Habibie sukses ketika didampingi oleh Sekda.

Pada Pilkada Gorontalo Utara 2008 lalu, Rusli Habibie berhasil menang ketika didampingi oleh Sekda Gorontalo Utara, Indra Yasin. Demikian pada Pilgub 2011, Rusli Habibie kembali tampil sebagai pemenang dan mengalahkan incumbent, dengan didampingi Sekda Provinsi Gorontalo, Idris Rahim.

“Kalau memang pak Rusli Habibie ganti pasangan dengan alasan Partai Golkar tak ditopang dukungan kader PAN, mungkin nominator calon pendamping salah satunya ibu Winarni Monoarfa,” celoteh salah seorang pengunjung Warkop Nusantara yang minta jangan dikorankan namanya.

Lalu bagaimana sikap kader Golkar terkait wacana itu? Ketua Biro Pemenangan Pemilu, Dedi Muslim yang kebetulan berada di lokasi langsung membantah. Menurutnya, jika memang terjadi, maka itu suatu penzoliman terhadap Idris Rahim, dan Partai Golkar tak mungkin melakukan itu.
“Seperti apapun perlakuan Parpol lain terhadap pak Idris Rahim, Partai Golkar justru tak akan berbuat serupa.

Saya jamin Golkar tak akan tinggalkan pak Idris Rahim, sekalipun tak mampu membawa PAN sebagai teman koalisi di Pilgub,” tegas Dedi Muslim.
Keraguan bahwa Idris Rahim tak mampu membawa PAN untuk berkoalisi dengan Golkar di Pilgub, memang sudah nampak. Manuver Wakil Ketua DPP PAN, Zainuddin Hasan akhir-akhir ini, menjadi satu alasan. Apalagi Idris Rahim tak begitu semangat menanggapi manuver tersebut. (jdm/hargo)