Ekonomi

BRI Finance Jaga Strategi Pendanaan Tetap Optimal di Tengah Kenaikan BI-Rate

×

BRI Finance Jaga Strategi Pendanaan Tetap Optimal di Tengah Kenaikan BI-Rate

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 23 Juni 2026 – Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh pelaku industri pembiayaan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan pembiayaan dituntut untuk semakin adaptif dalam mengelola struktur pendanaan, menjaga kualitas aset, serta mempertahankan kinerja bisnis.

Menyikapi kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi pendanaan, penyaluran pembiayaan yang berkualitas, serta penerapan tata kelola risiko yang prudent.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “BRI Finance menghormati setiap kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi. Kami memandang kondisi suku bunga saat ini sebagai momentum untuk memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan risiko yang disiplin, efisiensi pendanaan, serta penyaluran pembiayaan yang selektif dan berkualitas.”

Hingga saat ini kenaikan biaya dana (cost of fund) masih dapat dikelola dengan baik melalui optimalisasi sumber pendanaan dan sinergi dengan BRI Group. Perseroan juga terus menyesuaikan strategi bisnis agar tetap kompetitif tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.

Di sisi bisnis, BRI Finance masih melihat peluang pertumbuhan pembiayaan, terutama pada segmen dengan profil risiko yang terukur dan didukung oleh permintaan masyarakat yang tetap baik. Perseroan akan terus memperkuat portofolio pembiayaan produktif maupun konsumtif sesuai dengan strategi bisnis yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan itu, BRI Finance terus memperkuat proses underwriting, meningkatkan monitoring portofolio pembiayaan, serta mengoptimalkan penerapan manajemen risiko guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Berita Terkait:  Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun di atas kualitas aset yang baik. Oleh karena itu, fokus kami bukan hanya pada ekspansi pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap pembiayaan memiliki profil risiko yang terukur sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun nasabah,” tambah Dhani.

Dengan strategi pendanaan yang adaptif, disiplin dalam pengelolaan risiko, serta fokus pada pembiayaan berkualitas, BRI Finance optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika suku bunga maupun tantangan ekonomi nasional.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES