Sementara itu, Kepala DPPKP, Ibrahim Bouty yang diwawancarai kemarin menyatakan, program buah naga ini akan memberikan manfaat besar kepada masyarakat pekebun. Buah naga bukan hanya sekedar dijual begitu saja, akan tetapi buah naga bisa dikembangkan.
Contohnya saja dibuatkan permen, minuman dan lain sebagainya. Namun pihaknya belum bisa berbuat banyak saat ini karena program tersebut belum mendapatkan persetujuan dari pihak DPRD pada saat pembahasan.
“Saat ini kami sementara mencari jalan keluarnya. Apalagi potensi lahan masyarakat sangat menunjang untuk pengembangan buah naga,†pungkasnya. (kif/hargo)
