Disway

Bubur Ibadah

×

Bubur Ibadah

Sebarkan artikel ini
Bubur Ibadah - DISWAY
Bubur Ibadah - DISWAY

Dengan ijazah D-3 itu Dewi bisa dapat pekerjaan. Lalu menikah. Setelah berumah tangga Dewi kuliah lagi. S1. Di IKIP PGRI Sidoarjo. Jurusan pendidikan Bahasa Inggris.

Ternyata rezekinya di bubur bayi. Dewi jaga ketat kualitas bubur itu. Dia sadar sepenuhnya: bayi harus disiapkan sungguh-sungguh untuk jadi manusia unggul di masa depan.

“Beras kami organik. Semua sayurnya juga organik,” ujar Dewi.

Untuk itu Dewi pernah membeli sayur organik di satu supermarket. Lalu membeli sayur organik langsung dari petani. Setelah jadi bubur Dewi kirim dua-duanya ke laboratorium organik di tiga lembaga. “Hasilnya, yang dari petani yang benar-benar organik,” katanya.

Sampai sejauh itu Dewi bersikap hati-hati. “Saya takut dengan pengadilan di akhirat kelak,” kata Dewi. “Saya sudah tulis di label kami bahwa bubur kami organik. Jangan sampai tidak organik,” katanyi.

Akhirnya Dewi membina petani langsung di Malang. Di kaki Gunung Kawi. Sampai 50 petani. Mereka diminta menanam sayur organik. Dewi yang memberi jaminan sebagai pembeli hasil pertanian mereka.

Sayur apa saja?

“Mereka kami minta tanam 30 jenis sayur,” ujar Dewi.

“Sampai 30 jenis?”

“Saya usahakan beda hari beda kombinasi sayurnya,” ujar Dewi.

Berita Terkait:  Ruwet Indah
DISWAY- Jadi Tersangka
Disway

Oleh: Dahlan Iskan Nanda Aria, seorang wartawan Tirto.id,…

Dahlan Iskan - DISWAY.id - PWI Pusat
Disway

Oleh: Dahlan Iskan Saya sedih melihat apa yang…

Depan Belakang - DISWAY
Disway

Dari layar komputer petugas itu saya baru tahu:…

Risang Bima - DISWAY
Disway

Oleh: Dahlan Iskan COPET-copetan belum selesai. Bahkan ada…

Kepentingan Umum - DISWAY
Disway

Oleh: Dahlan Iskan DUA capres didukung oleh pemilik media yang…

Food Estate - DISWAY
Disway

Oleh: Dahlan Iskan Intensifikasi atau food estate? Tergantung tujuannya….