Kamis, 19 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bupati Syarif Mbuinga Apresiasi Perjuangan Yuyun Lukum, Dapat Hadiah Rumah, Besok Dijemput Bak Pahlawan

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 20 April 2018 | 19:00 Tag: , , ,
  

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pohuwato mengapresiasi perjuangan Yuyun Lukum mengharumkan nama daerah, pada kontes Liga Dangdut Indonesia (Lida) yang ditayangkan di Indosiar. Kendati Yuyun hanya mampu bertahan pada posisi 10 besar.

Wajah ratusan warga Pohuwato yang memadati rumah dinas Bupati di Marisa, Pohuwato, Rabu (18/4) dini hari, berubah tegang. Hal itu karena Yuyun Lukum, jagoan Gorontalo pada Liga Dangdut Indonesia (Lida) keluar pada zona aman.

Penampilan maksimal Yuyun malam itu, tak mampu membuat poling SMSnya bertengger pada posisi satu atau dua. Posisi ini merupakan posisi aman. Artinya, nasib mereka tidak perlu lagi ditentukan dewan juri. Yuyun malam itu berada pada posisi ketiga dengan capaian SMS 22,8 persen.

Ada tiga kontestan lain yang keluar dari zona aman, yakni Yuyun, Ridwan dan Khori. Tim dewan dangdut harus memilih satu kontestan untuk dieliminasi. Dan malam itu, Yuyun adalah kontestan yang dipilih. Seketika wajah para pendukung Yuyun murung, bahkan tak ada sampai menangis.

Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga yang turut nimbrung nonton bareng bersama warga di rumah dinas, juga tampak kecewa. Seketika pula, dini hari itu, Yuyun menjadi pembicaraan warga net. Luapan kekecewaan pendukung Yuyun disampaikan melalui media sosial.

Kendati begitu, Bupati Syarif Mbuinga memaklumi kekecewaan warga Gorontalo khususnya masyarkaat Pohuwato, mengingat Yuyun merupakan warga asli Pohuwato yang mampu berkompetisi di tingkat nasional. “Saya dapat memahami kebatinan masyarat yang kecewa, tapi saya harap ini tidak diungkapkan secara berlebihan.

Sudahlah, Kita jangan larut dalam kesedihan, Insya Allah ada prestasi berikut yang harus kita raih di masa depan. Maknai ini sebagai awal bagi Yuyun untuk terus berkarya, sehingga dapat menjadi motivasi bagi pemuda-pemuda lain untuk terus mengasah kemampuannya, Sehingga kedepan akan lahir Yuyun-Yuyun yang berkualitas dan mampu untuk bersaing di tingkat nasional,” ungkap Syarif Mbuinga.

Atas upaya mengharumkan nama daerah, Bupati Syarif Mbuinga memberikan bonus satu unit rumah di Marisa untuk Yuyun. Bukan cuma itu, Yuyun yang rencananya tiba besok Sabtu (21/4) di Gorontalo akan jemput dan diarak bak pahlawan.

Pemda bahkan membentuk tim untuk menjemput Yuyun, dari Jakarta sampai di Marisa. “Sesuai instruksi Bupati, penjemputan Yuyun, terbagi menjadi 4 titik. Tim pertama dari Jakarta ke Bandara Djalaluddin Gorontalo, kemudian tim penjemputan ke dua akan mengarak Yuyun ke perbatasan Boalemo – Pohuwato.

Tim ke 3 akan membawa Yuyun ke Rumah Dinas Bupati, dan di sana ada tim ke Empat yang nantinya akan membawa Yuyun sampai di Nobatkan oleh pemerintah daerah sebagai Duta Pariwisata Dan Seni Kabupaten Pohuwato” ungkap juru bicara Pemda Pohuwato, Usman Bay.

Yuyun, lanjut Usman Bay akan dinobatkan sebagai duta pariwisata Pohuwato, sebab telah mampu mengangkat nama dan citra daerah. “Penyambutan luar biasa ini merupakan bagian dari ekspresi bangga tak terhingga kepada Yuyun yang mampu mengharumkan nama Gorontalo dan Pohuwato,”ujar Usman Bay. Tim penjemputan akan dipimpin Sekda Pohuwato dari Jakarta, sementara Bupati Syraif Mbuinga menanti Yuyun di rumah dinas. (mg-01/mg-02/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar