Hargo.co.id, GORONTALO – Buronan kasus panah wayer yang diproses oleh Satuan Reskrim Polres Bone Bolango (Bonbol) akhirnya terciduk. Dia adalah SA alias Yanto (19) warga Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bonebol.
Yanto diduga adalah otak dibalik insiden penyerangan dengan panah wayer yang terjadi di Bonebol pekan kemarin. Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, Yanto ditangkap saat balik ke kediamannya di Desa Lombongo Jumat (1/3) sekitar pukul 00.30 wita. Ketika itu petugas yang mendapat informasi kepulangan Yanto langsung bergerak cepat. Yanto pun tak berkutik saat disergap petugas.
Tersangka langsung diborgol dan digiring ke Kantor Mapolres Bonebol tanpa melakukan perlawanan.
Kasat Reskrim Iptu La Ode Arwansyah mengatakan, saat Yanto telah ditahan. Dia merupakan pelaku utama kasus panah wayer di Bonebol yang kabur saat hendak ditangkap petugas.
“Yanto ini adalah siswa SMA. Kita masih memeriksa lebih lanjut yang bersangkutan. Setelah ini masih ada satu lagi tersangka yang kita kejar. Dia sudah kita masukan dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata La Ode.
Secara terpisah, Kapolres Bonebol AKBP Desmont Harjendro Agiston Putra mengatakan, panah wayer ini menjadi atensi pihaknya. Bahkan seluruh anggota Intelkam sudah diperintahkan untuk senantiasa menggalang masyarakat agar tidak melakukan tindakan kejahatan.
Begitu pula anggota Bhabinkamtibmas, sudah diperintahkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan anggota pun aktif melakukan patroli guna meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.5
“Upaya maksimal telah kami lakukan. Bahkan seluruh anggota saya perintahkan untuk menindak tegas pelaku tindak kejahatan yang dapat mengancam nyawa anggota. Silahkan ditembak jika memang mengancam,†pungkas Alumnus Akpol 2000 ini. (gp/hg)
