Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Catat Baik-baik! Masuk Polisi Bebas Suap, Mau Sogok Dicoret

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 6 April 2018 | 11:10 AM Tag: , ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Rekruitmen anggota Polri tahun 2018 telah resmi dibuka. Polda Gorontalo sendiri dipastikan mendapatkan jatah sendiri untuk rekrutmen Polri ini. Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Rachmad Fudail menegaskan, rekrutmen akan berlangsung jujur dan terbuka. Bahkan jika ada upaya KKN dalam penerimaan Polri di Gorontalo, akan diberikan sanksi diskualifikasi atau langsung dicoret.

Sebelumnya, Kapolda telah mengeluarkan maklumat dengan Nomor: Mak/4/IV/ 2018 tanggal 4 April 2018 tentang larangan menggunakan sponsorship, koneksi dan rekomendasi dalam rangka penerimaan anggota Polri TA 2018. Maklumat tersebut dibuat dalam rangka clean and clear proses rekruitmen/penerimaan anggota Polri 2018. Langkah ini diambil untuk mengingatkan kepada masyarakat agar tidak berusaha mencari jalan pintas, bermain mata dengan panitia untuk meloloskan anak atau saudaranya yang ingin menjadi anggota polisi.

“Saya sengaja keluarkan maklumat ini agar tidak ada lagi masyarakat yang titip-titip anaknya gunakan jalan pintas bermain mata dengan panitia untuk menjadi polisi. Semua harus ikuti tes tahapan seleksi. Awas, jika ada yang ketahuan akan langsung di diskualifikasi,” tegas Kapolda, ditemui Kamis (5/4).

Hal yang sama juga disampaikan Karo SDM Polda Gorontalo, Kombes Pol Defrian Donimando SIK, bahwa untuk lolos tes peserta wajib mempersiapkan diri. “Untuk lolos tes masuk polisi, ya harus disiapkan jauh-jauh hari.

Baik itu kesehatan, fisik, psikologi maupun akademisnya. Jangan pernah berpikir untuk menyuap petugas. Segala sesuatu yang diawali dengan cara-cara yang baik tentunya hasilnya akan baik. Tapi jika sebaliknya, jika diawali dengan cara-cara yang tidak baik maka hasilnya juga tidak baik,” terang Defrian. Olehnya, Defrian mengajak agar para peserta seleksi percaya diri tanpa bergantung pada pihak lain.

Sementara itu, Kabid Humas Akbp Wahyu Tri Cahyono SIK menjelaskan, proses rekruitmen anggota polri dilaksanakan secara clean and clear. “Rekruitmen anggota polri dilaksanakan secara clean and clead dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) tidak ada lagi ketebelece atau main mata dengan panitia.

Dengan dikeluarkan maklumat oleh Bapak Kapolda menegaskan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan sponsorship, koneksi maupun rekomendasi dalam meloloskan anak/saudaranya. Semua harus ikuti tahapan tes dan hasilnya akan diumumkan secara transparan, bagi yang coba-coba melanggar akan didiskualifikasi,” tandasnya. (yds/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar