Hargo.co.id GORONTALO – Pemberian beasiswa utuk kualifikasi pendidikan Sarjana (S1), perlindungan ketenagakerjaan dan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)menjadi inti dari tuntutan para Guru honorer yang ada di Gorontalo.
Selain itu upah yang diterima para guru honorer yang masih dibawah satandar UMP, juga menjadi bagian dari tuntutan para guru ini.
Tuntutan Para Guru yang tergabung dalam Forum Guru Honor-Persatuan Guru Republik Indonesia (FGH-PGRI) Provisi Gorontalo ini, disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor BPJS kesehatan dan kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (28/4).
Aksi FGH-PGRI ini juga dilaksanakan bersamaan dengan aksi serupa oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Gorontalo.
Ketua FGH-PGRI Milawati Eki,SPd mengemukakan, sampai dengan saat ini kalangan guru honorer masih diupah di bawah standar. Hal itu diperparah dengan belum tercovernya para guru honorer untuk BPJS. Bahkan banyak di antara para guru honorer yang belum diangkat sebgai PNS atau pegawai daerah.
“Kami meminta kepada Pemprov Gorontalo meningkatkan upah kami secara manusiawi, tuntaskan K2 serta pelatihan ketrampilan yang sesuai,†ujar Milawati Eki.
