Sunday, 26 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Desa Digital Hutadaa, Transformasi Digital di Kabupaten Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Wednesday, 8 September 2021 | 04:05 AM Tags: ,
  Haris Suparto Tome. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah republik Indonesia terus melakukan berbagai upaya dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Hal ini untuk mendukung transformasi digital hingga di tingkat desa. 

Pengembangan desa digital ini dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat desa yang dapat memberikan berbagai manfaat di semua sektor, termasuk menggerakkan perekonomian masyarakat. 

Di masa pandemi, transformasi digital ini juga menjadi upaya mengantisipasi dinamika dunia digital terkait pandemi Covid-19. Pemberdayaan ini tentunya juga disesuaikan dengan potensi SDM dan SDA yang ada di desa, termasuk kearifan lokal dan karakteristik budaya masyarakatnya dalam memanfaatkan teknologi digital. 

Di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Gorontalo, Transformasi digital yang dicanangkan oleh pemerintah setempat terus ditingkatkan hingga menjangkau ke desa desa. Belum lama ini, Dinas Kominfo resmi menjadikan desa Hutadaa yang ada di kecamatan Telaga Jaya sebagai Desa digital pertama di daerah itu. 

Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome menjelaskan, salah satu tujuan dari peluncuran desa digital ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam pelayanan administrasi. 

Hal ini, kata dia, tentunya merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat yang nantinya akan bermuara pada pembangunan bahkan perekonomian masyarakat yang ada di desa. 

“Semua data terintegrasi dalam satu server. Sistem aplikasi desa digital ini juga terkoneksi langsung dengan server kominfo sehingga data di jamin aman,” Haris Suparto Tome saat diwawancarai usai peluncuran Desa di digital di Desa hutadaa, Senin (06/09/2022). 

Di desa Hutadaa, Aplikasi ini dinamakan “Hallo Hutadaa”. Selain dilengkapi dengan fitur lengkap dan terkoneksi langsung ke server Kominfo, Aplikasi ini juga bisa digunakan oleh seluruh masyarakat pengguna Telepon pintar karena sangat mudah digunakan dan dapat di unduh di Play store, Penyedia aplikasi di Telepon pintar. 

Bagi pemerintah, aplikasi ini dapat digunakan untuk proses pelayanan masyarakat yang masuk dalam program Keluarga penerima Manfaat (PKM), sehingga data yang digunakan bisa lebih akurat dan terbaharui, agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran. 

Perangkat digital yang dimiliki pemerintah Desa Hutadaa, Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)
Perangkat digital yang dimiliki pemerintah Desa Hutadaa, Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)

Di bidang keamanan, Aplikasi ini bisa menampilkan Peta Desa yang bersumber dari citra satelit (Google Maps). Aplikasi ini juga bisa menampilkan video dari Kamera CCTV yang tersebar di beberapa titik yang ada di desa tersebut. 

Informasi penting lainnya yang terdapat dalam aplikasi tersebut adalah transparansi sistem  keuangan pembelanjaan yang ada di desa, termasuk perkembangan pembangunan yang menggunakan keuangan desa. 

Selain itu juga, masih banyak fitur-fitur lain yang sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun pemerintah desa setempat yang ada dalam aplikasi hasil kolaborasi Kominfo dan Relawan Teknologi Informasi (TIK) tersebut. 

Bagaimana dengan desa desa lain? Haris Suparto Tome mengatakan, Peluncuran Aplikasi desa digital di desa hutadaa ini bisa menjadi contoh sekaligus motivasi bagi desa lain. Terkait syarat yang harus dipenuhi agar menjadi desa digital, Pihaknya Kata dia, mempersilahkan pihak pemerintah Desa untuk berkonsultasi dengan dinas Kominfo. 

“Yang paling penting adalah kesadaran pemerintah desa maupun masyarakat terkait pentingnya digitalisasi dalam mempermudah proses pelayanan bagi masyarakat. Kami dinas kominfo tentunya sangat membuka diri untuk berkonsultasi jika ada desa lain yang ingin menjadi desa digital,” terangnya. 

Pihaknya, lanjut Haris Suparto Tome, akan terus berkomitmen untuk meningkatkan digitalisasi yang ada di Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi antara Dinas Kominfo dan dinas Pemerintahan dan Desa sangat penting dilakukan dalam mewujudkan Desa digital di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat diwawancarai usai peluncuran Desa digital tersebut mengatakan, selain untuk pemerataan pelayanan, Desa digital juga bermanfaat dalam meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat. 

Pihaknya, kata Nelson Pomalingo, telah menyiapkan berbagai strategi dalam mendorong terbentuknya desa berbasis digital smart Village di kabupaten Gorontalo. 

“Selain itu, Ini juga sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara menggunakan internet dengan baik, terutama dalam menangkal konten konten negatif yang bisa menimbulkan hoax di masyarakat,” kata Nelson Pomalingo. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar