Jumat, 28 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Rekan Dilecehkan, Mahasiswa IAIN Gorontalo Gelar Aksi di Kampus

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 6 Januari 2022 | 16:05 PM Tag: , , ,
  Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo saat memprotes dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

 Hargo.co.id, GORONTALO – Puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas di IAIN Sultan Amai Gorontalo (SAG), menggelar aksi unjuk rasa di dalam kampus, Kamis (06/01/2022). Mereka menggelar aksi karena dipicu kabar bahwa ada salah seorang oknum dosen yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswa. 

“Kami meminta kepada Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, agar memberikan sanksi tegas kepada oknum dosen yang telah melakukan pelecehan seksual kepada salah satu mahasiswi di IAIN SAG,” ucap salah seorang orator, Sisiana Tuamaji. 

Selain itu dalam orasinya Ketua Umum Kohati HMI Cabang Gorontalo itu juga menyuarakan dimana mahasiswa juga meminta kepada Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap oknum dosen tersebut dan diproses secara hukum. 

Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo saat memprotes dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)
Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo saat memprotes dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

“Kami minta Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap oknum dosen itu dan diproses secara hukum. Kami juga mempertanyakan konsistensi Menteri Agama Republik Indonesia yang katanya sering memberantas kasus predator seksual di lingkungan kampus islam,” tambah Sisiana Tuamaji. 

Sebelumnya nyaris terjadi adu jotos antara seorang mahasiawa dan pihak keamanan kampus karena massa aksi tidak diperkenankan masuk ke dalam kantor rektorat. Diakhir aksinya mahasiswa merasa kecewa karena rektor dari IAIN SAG tidak dapat menemui massa aksi, melainkan hanya ada Wakil Rektor 1, 2, dan 3 yang siap menemui dan hadir menerima massa aksi.

Olehnya mereka menyampaikan akan mengadukan peristiwa yang menurut mereka sangat mencoreng nama Kampus Islam di Gorontalo ini kepada pihak Kementerian Agama. (***)

 

 Penulis: Zulkifli Pimengo

(Visited 214 times, 1 visits today)

Komentar