Hargo.co.id GORONTALO – Nyawa Rajib Ali (21) harus berakhir tragis, Minggu (20/3) dini hari WITA. Ajib sapaan akrab Rajib yang pulang usai mengosumsi minuman keras (Miras) bersama rekan-rekannya dibacok orang tak dikenal dibagian dada.
Masih sempat dibawa lari ke Rumah Sakit, namun nyawa Ajib tak tertolong lagi. Ia menghembuskan nafas setelah dua tusukan pisau menancap di dadanya.
Dari rilis Polda Gorontalo yang didapatkan hargo.co.id dimana kejadian naas itu terjadi di jalan Taman Surya kelurahan Moodu kecamatan Kota Timur, kota Gorontalo. Sekira pukul 03.00 Wita Ajib diantar pulang oleh temannya Rivan Yusuf (28) usai miras di kelurahan Dembe Jaya kecamatan Kota Tengah.
Usai mengantar Ajib di rumah, tiba-tiba datang dua orang bernama Anga dan Reza (16) yang menghadang Rivan ketika ingin pulang. Anga kemudian menanyakan keberadaan Ajib yang saat itu tidak jauh dari rumah Ajib. Mendengar ada yang bertanya, Ajib keluar rumah. “Kenapa ngana cari kita? (kenapa mencari saya?),”tanya Ajib.
Tanpa banyak suara, Anga diduga langsung menancapkan pisau yang ia gengam sebelumnya, ke dada Ajib sebanyak dua kali. Menahan sakit, Ajib lantas berteriak, “Kita basah”. Rivan coba untuk membela dengan mengambil balok yang ada disampingnya. Namun sayang, ketika ingin membela, Rival diancam akan ditusuk dengan pisau tersebut jika berani memukulkan balok itu.
Usai menusuk Anga dan Reza kemudian melarikan diri, sementara Ajib diboyong ke rumah sakit dengan menggunakan bentor.
Namun tak bertahan lama, Ajib pun menghembuskan nafas terakhirnya pukul 03.30 Wita.
Sementara versi saksi lainnya bahwa pelaku penikaman diduga adalah Reza. “Masih dilakukan pengejaran untuk terduga Anga untuk mensingkronkan keterangan para pelaku dengan saksi,” tulis rilis Polda Gorontalo yang dibagikan Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso, siang tadi.
“Ditemukan bercak darah ditangan Reza, diduga darah korban,” sambung rilis tersebut. (ndi/hargo)
