Selasa, 25 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dokumen Administrasi, Kendala Pencairan Dana BOS

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Kamis, 30 Desember 2021 | 02:05 AM Tag: , , ,
  Komisi III rapat bersama Dinas Pendidikan dan Bank Sulutgo terkait persoalan proses pencairan dana BOS, Selasa (28/12/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah melakukan pertemuan antara Komisi III DPRD Gorontalo Utara (Gorut) dengan Dinas Pendidikan, dan Bank SulutGo, terungkap jika dokumen administrasi menjadi kendala pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Rapat tersebut berlangsung, Selasa (28/2021) yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Aryati Polapa. Menurut Aryati Polapa, pihak Bank SulutGo berhasil menjawab keluhan para pengelola atau bendahara dana BOS dari masing-masing sekolah. 

“Pihak bank menjawab bahwa hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Pihak bank tidak mempersulit para bendahara pengelola dana BOS, yang dikeluhkan tersebut ternyata hanya persoalan kelengkapan administrasi saja,” kata Aryati Polapa.

Persoalan administrasi yang dimaksud seperti halnya soal cap atau stempel untuk dokumen. Artinya, stempel atau cap yang dimasukan dari awal warnanya biru, maka untuk selanjutnya itu harus warna biru. Jangan lagi warnanya berganti, walaupun memang pihak bank tidak ada aturan soal warna stempel yang dimaksud, hanya saja ini untuk keseragaman.

“Selain itu juga terhadap keterangan dalam dokumen yang diajukan oleh pihak bendahara dana BOS seperti keterangan jumlah atau nilai yang akan ditarik. Contoh, nilainya Rp 3 juta, namun dalam keterangannya ditulis sepuluh juta rupiah. Tentu ini dikembalikan lagi oleh pihak bank untuk diperbaiki,” tegasnya.

Untuk itu kedepan, Dinas Pendidikan diminta untuk mengagendakan sendiri pertemuan dengan para pengelola dana BOS untuk menyampaikan apa yang dijelaskan oleh pihak bank. 

“Dan pihak dinas akan mengagendakan hal tersebut untuk menyampaikan hal-hal terkait dengan proses pencairan dana BOS dari pihak perbankan,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 14 times, 1 visits today)

Komentar