Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa memberikan apresiasi kepada PT. Internasional Business Future (IBF) Pekanbaru atas tanggungjawab dan upayanya dalam melakukan pengawasan seluruh aset Rahmad Ambo.
Seperti diketahui, Rahmad Ambo yang merupakan marketing di PT. IBF terlibat dugaan penyalahgunaan uang investasi sebesar Rp 50 Miliar yang dikumpulkannya dari masyarakat di Gorontalo
“Kami mengapresiasi sikap serius dan tanggung jawab pihak IBF, karena hanya berselang satu hari pasca pertemuan di DPRD, perusahaan langsung melakukan pengawasan aset-aset milik Rahmad Ambo,” kata Iskandar Mangopa, Jumat (4/2)/2022).
Ketua Fraksi Golkar ini mengungkapkan, sejumlah masyarakat telah menerima informasi bahwa Rahmad Ambo telah melakukan pembelian dan mengumpulkan sejumlah aset, seperti kebun karet, kebun sawit, rumah, dan beberapa mobil di Pekanbaru.
Karena itu, kata Iskandar Mangopa, pengawasan aset yang dilakukan IBF merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebab hingga saat ini Rahmad Ambo masih sangat sulit untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Apa yang dilakukan perusahaan ini sudah sesuai dengan keinginan masyarakat yang meminta adanya pengawasan terkait aset-aset milik Rahmad Ambo,” Katanya menerangkan.
“Permintaan kami, IBF lebih memperketat pengawasan aset-aset Rahmad Ambo. Kalau perlu sampaikan kepada pemerintah setempat atau pemerintah desa dalam hal pengurusan akta jual beli,” tambah Iskandar Mangopa.
Kepada masyarakat, Iskandar Mangopa berpesan agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah dapat diselesaikan oleh perusahaan IBF.
“Saya juga mengimbau kepada masyarakat Gorontalo, tolong menahan diri. Kita serahkan persoalan ini kepada pihak IBF, insya allah bisa segera ada solusinya. Khusus untuk Rahmad Ambo lebih baik menyerahkan diri, lalu jelaskan duduk persoalan yang sebenarnya kepada pihak IBF dan DPRD. Jangan menghindar, selesaikan persoalan, sebab masyarakat menunggu kepastian,” kuncinya. (***)
Penulis: Deice Pomalingo
