Minggu, 22 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dua Unit Rumah Milik Nelayan di Boalemo Terbakar

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 4 April 2022 | 00:05 Tag: , ,
  Kondisi bangunan rumah korban kebakaran di Desa Olibuu, Paguyaman Pantai, Boalemo. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Boalemo, pada Ahad, 03/04/2022 siang. Kali ini dua rumah warga di Desa Olibuu, Kecamatan Paguyaman Pantai, diamuk Si Jago Merah.

Informasi dihimpun Hargo.co.id, peristiwa itu terjadi sekitar pukulĀ  12.00 Wita. Pemilik rumah adalah, masing-masing Triko Usman (40), dan Saripin Siraju (35), merupakan nelayan di desa setempat.

Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil atas insiden ini, diduga mencapai Rp 100 juta, terdiri dari barang-barang berharga milik keduanya yang tersimpan di dalam rumah.

Seperti kulkas, mesin ketinting, handphone, reskuker, lemari, kursi, meja, peralatan dapur, gas LPG/kompor gas, uang tunai, kipas angin, kasur-bantal, beras, STNK/BPKB/SIM, dan barang-barang berharga lainnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Boalemo, Erfin PLH Susanto, mengungkapkan, sumber nyala api diduga kuat akibat arus pendek listrik (Korsleting). Ini juga sebagaimana penuturan salah seorang warga.

“Salah seorang saksi, Enti Antu, melihat api kecil yang sudah menyala berasal dari kabel yang ada di reskuker. Lalu, api ini merembes di bagian atap dapur,” kata Erfin PLH Susanto, dalam laporannya, yang diterima Hargo.co.id.

Tak hanya sampai disitu. Kobaran api kemudian membesar, dan membakar dua rumah sekaligus. Salah seorang pemilik rumah, Saripin Siraju, yang panik melihat nyala api, langsung meminta pertolongan ke warga setempat.

“Pemadaman dilakukan oleh masyarakat setempat yang dipimpin langsung oleh Sekdes Olibuu, secara manual. Api berhasil padam pada pukul 15.00 Wita, beruntung tak ada korban jiwa,” kata Erfin PLH Susanto.

Erfin PLH Susanto berkata, pihaknya menerima informasi pada Pukul 15.30 Wita. Sontak, tim Damkar diterjunkan dengan Mobil Ambulance ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK), dan tiba di lokasi pada pukul 17.20 Wita.

“Jalan yang ditempuh lumayan jauh. Selain jalannya rusak, juga banyak tanjakan bertikung. Tidak ditemukan tanda-tanda kebakaran yang fatal, semoga para korban bisa bersabar atas ujian ini,” pungkasnya. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 296 times, 1 visits today)

Komentar