Hargo.co.id, GORONTALO – Ikatan Keluarga Besar Uno (IKBU) Nusantara di Gorontalo, bereaksi terhadap deklarasi dukungan keluarga besar Uno terhadap pencalonan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Yang dibacakan salah satu anggota keluarga Uno, Rudi Hartono Uno. Saat acara pertemuan Jokowi dengan relawan Capres-Cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin, di Maqna Hotel Kota Gorontalo, Kamis (28/02/2019).
IKBU memastikan, deklarasi dukungan itu hanya pernyataan pribadi. Dan tidak mewakili sikap IKBU. Hal itu ditegaskan salah satu anggota keluarga Uno yang tergabung dalam IKBU,Nova Rolina Uno, saat memberikan keterangan pers di D’Cozy, Sabtu (02/03/2019).
“Saya harus klarifikasi, itu (pernyataan dukungan untuk Jokowi.red) hanya pernyataan pribadi bapak Rudi Uno. Itu bukan pernyataan resmi keluarga besar kami,” jelas Nova.
“Karena sejak awal sudah jadi kewajiban kami (keluarga besar.red) untuk mendukung saudara kami Sandiaga Uno mendampingi Prabowo Subianto menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Nova memaparkan hal menarik. Bahwa surat pernyataan dukungan untuk Jokowi mencatut nama keluarga. Parahnya, diantara nama keluarga yang ditulis dalam surat dukungan itu, ada yang sudah meninggal dunia. Yakni almarhum Hasan Uno. Menurut Nova, almarhum telah meninggal beberapa tahun silam dan dikebumikan di desa Moluo, kecamatan Kwandang.
Selain mencatut nama kelurga, Rudi Uno menurut Nova, merekayasa surat dukungan dengan meminta tandatangan sejumlah keluarga. Rudi memberikan dukungan ke Jokowi karena merupakan Caleg partai Hanura yang tergabung dalam koalisi parpol pengusung Jokowi.
“Setelah saya kroscek ke keluarga lain yang menandatangani surat pernyataan dukungan, justru mereka keberatan dan dirugikan. Karena sebenarnya mereka tidak pernah menandatangi deklarasi dukungan ke Jokowi. Mereka hanya menandatangani daftar hadir karena untuk masuk kedalam ruangan harus ada Id Card yang perlu menandatanganinya lewat Rudi,” urai Nova
Karena ada rekayasa, Nova memastikan keluarga besar Uno masih solid mendukung Sandiaga Uno di Pilpres.
“Bagi kami keluarga nomor satu. Presiden baru nomor dua sehingga pasti kami solid dan yang menandatangani pernyataan kemarin itu pasangan nomor dua dong,” celetuk Nova.
Sementara itu, Jufri Uno yang juga tergabung dalam IKBU nusantara menyatakan, dukungan kelurga Uno yang disampaikan Rudi tidak diketahui oleh keluarga besar. Ketua relawan keluarga besar Uno Provinsi Gorontalo Yusrizal Uno menambahkan, sejak dibentuk Agustus 2018, selama ini ia terus bergerak hampir di seluruh keluarga Uno. Baginya, pernyataan Rudi Uno jelas tidak mengatasnamakan keluarga dan relawan.
“Posisi Rudi memang keturunan Uno dari Gorut. Dia keturunan keempat Uno Gorut. Kalau pak sandi Keturunan ketiga. Jadi tidak satu garis karena pak Sandi itu dari opa Kadir Uno anaknya Heri Uno. Jadi sebetulnya pak Rudi itu masuk dalam IKBU,” jelasnya.
“Cuma kan pernyataannya beliau sepihak kalau bawa pribadi tidak masalah tapi jangan bawa bawa nama keluarga besar karena sejak awal dukungan kami Prabowo-Sandi,” tutupnya.
Sementara itu, sejumlah anggota keluarga Uno yang namanya masuk dalam surat pernyataan mendukung Jokowi, membuat surat pernyataan yang isinya keberatan dengan adanya surat dukungan untuk Jokowi yang dibacakan Rudi Uno. (csr/hg)
